SportlinkNews - Penyerang Persib Bandung, Ramon Tanque, mengakui bahwa menjalani kompetisi di Indonesia tidak mudah pada awal kedatangannya.
Pemain asal Brasil itu menjadi sosok yang diproyeksikan sebagai tumpuan Maung Bandung untuk menghadapi Super League 2025–2026 serta AFC Champions League 2 (ACL 2).
Namun, dalam enam laga pertama liga, ia baru mampu mencatatkan satu asis.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Matangkan Persiapan, Kadek Arel Optimistis Tumbangkan Mali
Berbekal pengalaman dari Liga Kamboja, Ramon tidak serta-merta langsung menjadi figur sentral dalam lini depan Persib.
Ia masih membutuhkan waktu untuk menyatu dengan pola permainan dan dinamika tim.
Meski begitu, performanya perlahan menunjukkan peningkatan.
Baca Juga: Lionel Messi Tampil Starter, Argentina Siap Jalani Uji Coba Kontra Angola
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Ramon mulai tampil solid dan berpeluang memberikan kontribusi lebih besar bagi tim.
Ramon menjelaskan bahwa saat pertama tiba, ia mendapat sambutan hangat dari seluruh elemen tim.
Menurutnya, suasana yang positif tersebut membantu proses adaptasi, sekaligus memudahkan membangun hubungan antarpemain di lapangan.
Baca Juga: Marc Marquez Bidik Gelar ke-10 MotoGP, Kondisi Cedera Jadi Tantangan Utama
Ia juga menilai seluruh anggota tim dan staf pelatih memiliki ambisi besar untuk meraih gelar ketiga secara beruntun.
Artikel Terkait
Saatnya Bersantai! Aryna Sabalenka Memukau Penggemar
Malaysia Finalisasi Daftar Persiapan SEA Games: Tidak Ada Pemain Naturalisasi
IBL Tune Up Games Jadi Ajang Pemanasan dan Simulasi Pertandingan Menjelang Musim Kompetisi 2026
Kembali ke Indonesia Brian Rowsom Resmi Bergabung dengan Rans Simba Bogor, Jadi Ancaman Serius di IBL
Marciano Norman Apresiasi Perjuangan Keras Atlet Indonesia di Pentathlon Asian Championship 2025