Dewa United Waspadai Kebangkitan Persib, Ini Penjelasan Jan Olde Riekerink

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 21 November 2025 | 19:30 WIB
Dewa United ingin mencuri poin dari Persib, namun Jan Olde Riekerink mengakui lawan sedang dalam performa terbaik. (I League)
Dewa United ingin mencuri poin dari Persib, namun Jan Olde Riekerink mengakui lawan sedang dalam performa terbaik. (I League)

SportlinkNews - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa Persib Bandung tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya musim ini.

Jelang pertemuan pada pekan ke-13 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (21/11/2025), ia melihat laga ini akan berlangsung ketat mengingat riwayat pertemuan kedua tim sepanjang musim sebelumnya.

Musim lalu, Dewa United mampu menunjukkan dominasi dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Baca Juga: Hasil Super League: PSM Makassar Cukur PSBS Biak, Alex Tank Cetak Hattrick

Namun kondisi berbeda kini dihadapi.

Persib datang membawa modal lebih kuat setelah mencatat deretan kemenangan beruntun, sehingga memberikan tekanan tambahan bagi Dewa United yang tengah berupaya menjaga konsistensi.

Menurut Riekerink, Persib menunjukkan performa solid sejak awal musim.

Baca Juga: Jan Olde Riekerink Tegaskan Dewa United akan Bangkit dan Raih Tiga Poin di Bandung

Ia menyebut Maung Bandung berhasil mempertahankan gaya bermain yang sudah mereka bangun dengan baik sejak musim lalu.

Konsistensi inilah yang dinilai menjadi ancaman terbesar, terutama ketika tim lawan memiliki kualitas individu dan kolektif yang kuat.

“Saya pikir semua orang sudah memahami bagaimana Bandung bermain."

Baca Juga: Tundukkan Persik Kediri, Persija Catat Kemenangan Kelima Berturut-turut

"Strateginya tidak jauh berbeda dari tahun lalu,” ujar Riekerink dalam pernyataannya melalui kanal YouTube Dewa United.

Meski hasil pramusim tidak terlalu menguntungkan bagi tim asuhan Beckham Putra dan kawan-kawan, Riekerink menilai hal itu tidak dapat dijadikan tolok ukur utama.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: YouTube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X