SportlinkNews - Gol perdana Thom Haye melengkapi pesta gol PERSIB saat menumbangkan Madura United 4-1 pada pekan ke-14 kompetisi Super League musim 2025/26.
Gol Thom Haye menggetar Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu, 30 November 2025.
Dengan tambahan 3 poin malam ini, PERSIB naik dari posisi keempat ke peringkat ketiga setelah mengantongi 25 poin.
Baca Juga: Hasil Super League: Persib Tundukkan Madura United FC, Thom Haye Cetak Gol Perdana
Tim Pangeran Biru tertinggal dari Borneo FC di posisi pertama (33) dan Persija Jakarta di peringkat kedua (29).
Gol Maung Bandung dibuat oleh Luciano Guaycochea (26), Federico Barba (39), Uilliam Barros (70), Thom Haye (74) sementara gol Laskar Sapeh Kerrab dibuat oleh Joao Pereira Albertine (pen. 69)
Thom Haye mengaku senang dengan hasil positif pada laga malam tersebut. Terlebih ia berhasil mengukir gol pertamanya bersama Persib.
Dia pun mangakui jadwal bulan ini PERSIB sangat sibuk. Namun semua pemain tetap memaksimalkan semua bertanding secara maksimal.
Baca Juga: Chelsea 1 Arsenal 1: Hilang Keunggulan Tujuh Poin dalam Derby London yang Panas
"Saya sangat senang kami bisa mencetak dua gol pada babak pertama. Saya samgat senang dengan hasil ini," kata Thom Haye dalam post match press conference.
Dia juga turut mengapresiasi penampilan para pemain yang masuk pada babak kedua di Madura.
Pemain yang minim menit bermain musim ini seperti Febri Hariyadi dan Nazril Alvaro yang menjalani debut, mampu tetap tampil baik.
Baca Juga: Roma 0-1 Napoli: Neres Penentu Perebutan Scudetto
"Saya senang dan apresisi pemain yang jarang turun. Mereka tetap bisa bermain bagus," ucap gelandang yang di laga tersebut mencetak gol penutup sekaligus gol pertamanya untuk PERSIB.
Artikel Terkait
Girona 1-1 Real Madrid: Tiga Kali Tanpa Menang, Resmi Kehilangan Puncak Klasemen
Xabi Alonso Jabarkan Kesulitan Real Madrid Melawan Girona
Napoli di Jalur Scudetto Begini Reaksi Conte Usai Taklukkan Roma
Man Utd Comeback Luar Biasa Melawan Crystal Palace
Moreno Bawa Semangat Baru IMI Bukan Pewaris Dinasti Pembalap