Kehadiran Trucha kemudian dianggap sebagai titik balik penting bagi Juku Eja.
Baca Juga: Van Gastel Puji Performa Kiper Ketiga PSIM Meski Dua Kali Kebobolan di Laga Melawan Persija
Pendekatan taktisnya langsung membawa perubahan signifikan dalam permainan.
Gaya bermain PSM di tangan Trucha menunjukkan pergeseran yang jelas.
Jika sebelumnya PSM lebih mengandalkan serangan balik, kini mereka tampil lebih progresif dalam membangun serangan.
Baca Juga: Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Bikin Skuat Persik Buka Lelang Amal Jersey Pemain
Dengan pendekatan ball progression yang lebih dominan, PSM terlihat lebih berani memegang bola dan menciptakan peluang.
Hasilnya terlihat nyata melalui tiga kemenangan beruntun dari pekan ke-12 hingga pekan ke-14, yang memperlihatkan peningkatan kualitas permainan secara keseluruhan.
Meski berhasil mengangkat performa tim, Trucha tetap menunjukkan sikap rendah hati.
Baca Juga: Menang di Pamekasan Bikin Persib Percaya Diri Hadapi Borneo FC di Super League 2025/26
Usai menerima penghargaan Coach of The Week, ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerjanya sendiri.
"Kerja tim. Pemain dan semua staf ada di belakang ini," ujar Trucha singkat.
Pernyataan itu memperlihatkan komitmennya menjaga kebersamaan di internal tim.
Baca Juga: Serena Williams Pamerkan Bentuk Tubuhnya dalam Balutan Baju Renang Cut Out
Dengan tren positif ini, peluang PSM untuk merangkak lebih tinggi di klasemen masih cukup besar.
Artikel Terkait
Momen Ngeri: Pesepakbola Kerdil Tak Sadarkan Diri di Lapangan Setelah Terjungkal di Udara
Aneh: Suporter Thailand Tiba-tiba Boikot Timnas Mereka di SEA Games 33
Malaysia Menahan Napas Menunggu Pemain Naturalisasi
Real Madrid Jadwalkan Rapat Darurat Bahas Masa Depan Xabi Alonso
Bintang Barcelona Minta Cuti untuk Pemulihan Mental