SportlinkNews - Persebaya Surabaya masih berusaha keluar dari periode tanpa kemenangan yang terjadi dalam tiga pertandingan terakhir Super League 2025-2026.
Meskipun belum meraih tiga poin penuh, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut juga tidak mengalami kekalahan karena seluruh laga berakhir imbang.
Rangkaian hasil seri itu membuat posisi Persebaya belum beranjak dari papan tengah.
Baca Juga: Persebaya Waspadai Perkembangan PSM Makassar di Bawah Komando Tomas Trucha
Kini, skuad asuhan caretaker Uston Nawawi tengah mempersiapkan diri menghadapi PSM Makassar dalam laga tunda pekan keempat yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2025 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare.
Persebaya bertekad mengakhiri tren tanpa kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen setelah ditinggal pelatih sebelumnya, Eduardo Perez Moran.
Saat ini, tim kebanggaan Kota Surabaya itu berada di peringkat kesembilan dengan 17 poin.
Baca Juga: Sempat Diragukan, Murray Meledak Cetak 52 Poin, Nuggets Jinakkan Pacers 135-120
Nilai tersebut sama dengan Arema FC dan Bali United yang ada di posisi kesepuluh dan kesebelas, namun Persebaya unggul selisih gol.
Menghadapi laga tandang ke Parepare, Uston Nawawi dan staf pelatih terus mematangkan strategi.
Setelah pemain diliburkan dua hari, tim pelatih telah menyusun evaluasi yang akan disampaikan dalam pertemuan bersama pemain.
Baca Juga: Ditinggal Ong Kim Swee, Persik Kediri Pilih Marcos Reina Torres sebagai Pelatih Baru
“Kita tentunya mempersiapkan diri dan berjuang sekeras mungkin untuk mendapatkan poin."
"Setelah libur selama dua hari, evaluasi sudah dipersiapkan, selanjutnya akan ada pertemuan dengan pemain,” kata Uston Nawawi, dikutip dari situs resmi I.League.id.
Artikel Terkait
Statistik Arsenal 2-0 Brentford: Delapan Kali Clean Sheet, The Gunners Makin Berkuasa di Liga Primer
Lindsey Vonn Bikin Jantung Berdebar Kencang Berpose Tanpa Bra
Jadwal Terbaru SEA Games 33, Sepak Bola Timnas Indonesia Vs Thailand Hari Ini
Memalukan, Panitia SEA Games 2025 Jelaskan Insiden Lagu Kebangsaan
Apa Kata Conte Usai Napoli Butuh Sudden Death untuk Akhiri Kutukan Coppa Italia