Foto tersebut diketahui diabadikan oleh fotografer seusai pertandingan.
Baca Juga: Kalah 0-5 dari Vietnam, Tim Sepak Bola Putri Indonesia Fokus Rebut Perunggu
Dalam unggahan itu, Yance menyertakan emoji berbentuk hati dan simbol hormat, yang ditafsirkan sebagai isyarat bahwa dirinya tidak ingin memperpanjang polemik.
Unggahan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kedua pemain telah berdamai dan tidak ada masalah pribadi di antara mereka.
Tak hanya Yance Sayuri yang menjadi sasaran serangan warganet.
Baca Juga: Lolos sebagai Juara Grup, Filipina Siap Uji Kekuatan Vietnam di Semifinal SEA Games 2025
Saudara kembarnya, Yakob Sayuri, juga ikut mendapat komentar negatif, meskipun dirinya tidak tampil pada pertandingan tersebut.
Yakob diketahui absen karena sanksi, namun tetap menjadi target kemarahan sebagian netizen.
Yakob Sayuri bahkan mengungkapkan kekesalannya melalui unggahan di Instagram.
Baca Juga: Skuat Macan Kemayoran Kembali Kumpul Berlatih di Persija Training Ground
Ia mempertanyakan arah kemarahan publik yang dinilainya keliru.
“Yang bertanding siapa? yang kena rasis siapa?” tulis Yakob dalam unggahan terbarunya.
Serangan terhadap Yance dan Yakob Sayuri dinilai semakin tidak proporsional karena keduanya juga pernah menjadi korban rasisme.
Baca Juga: IBL 2026 Semakin Seru, Rans Simba Rekrut Jabari Narcis Jebolan Basketball African League
Pada Mei 2025 lalu, mereka sempat mendapat perlakuan rasis usai pertandingan melawan Persib Bandung.
Artikel Terkait
SEA Games 2025: Timnas U-22 Indonesia Gagal, Amali Bela Diri Singgung TC Cuma Sebentar
SEA Games 2025: Indonesia Tambah Perak dan Perunggu dari Renang
Mohamed Salah Bikin Rekor Baru Lampaui Wayne Rooney
SEA Games 2025: Aksi Pertama Timnas Basket Putra Indonesia Jegal Myanmar 114-35
Kompetisi Musim 2026 Semakin Meriah, Kolaborasi IBL dan Kanky Bakal Perkuat Ekosistem Basket di Indonesia