Mantan pelatih fisik timnas Indonesia itu menilai pengalamannya bersama Shin Tae-yong di level internasional turut membantunya menghadapi atmosfer besar di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Sabar/Reza Jadi Wakil Indonesia dengan Hadiah Terbesar di BWF World Tour Finals 2025
Kehadiran puluhan ribu penonton disebutnya bukan sesuatu yang asing.
“Tapi, entah kalian sudah tahu atau belum, saya sudah berpengalaman dalam banyak pertandingan besar,” kata Shin.
“FIFA, AFC, Olimpiade, Asian Games. Setiap pertandingan selalu dihadiri sekitar 80.000 penonton, Anda tahu kan, seperti di kampung halaman saya.”
Baca Juga: Kalah Telak dari Dewa United, Milomir Seslija akan Evaluasi Total Skuat Persis Solo
“Jadi, ini bukan hal-hal yang membuat gugup, lho. Ini hal-hal umum yang biasa terjadi sebagai pelatih,” tambahnya.
Meski demikian, Shin menyadari masih banyak hal yang perlu ia pelajari, khususnya terkait karakter sepak bola Indonesia dan dinamika kompetisi domestik.
Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membantu Persebaya tampil lebih konsisten dan kompetitif di papan klasemen.
Baca Juga: Paul Munster Tidak Terpengaruh dengan Kekalahan Persib: Ini Pertandingan yang Berbeda
Ia juga memberikan apresiasi penuh kepada para pemain yang dinilainya telah bekerja keras dan menunjukkan respons positif di lapangan, terutama dalam aspek fisik dan mentalitas.
“Saya masih belajar dan terus belajar tentang sepak bola Indonesia,” ujarnya.
“Lalu soal hal pribadi saya, tidak pantas membicarakan momen ini.”
Baca Juga: Persib Tidak Mau Gegabah Menghadapi Bhayangkara Presisi di Laga Pekan ke-15 Super League
“Tapi saya hanya senang dengan performa tim hari ini,” tutup Shin Sang-gyu.
Artikel Terkait
Barcelona Kehilangan 5 Pemain Penting Jelang Melawan Villarreal
Diganjar 2 Kartu Merah, Tottenham Menderita Kekalahan Mengejutkan dari Liverpool
Ini Daftar 38 Cabor di SEA Games 2027 Malaysia, Catat 4 Olahraga Olimpiade Tidak Dipertandingkan
Xabi Alonso Tanggapi Pencapaian Mbappe Menyamai Rekor Ronaldo
Kontingen Indonesia Runner-up SEA Games 2025, KONI Pusat Sebut Ini Buah Pembinaan