Rekor Baru Persita, Carlos Pena Soroti Kerja Keras di Balik Layar

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:46 WIB
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena. (Persita)
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena. (Persita)

SportlinkNews - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, memberikan apresiasi besar kepada seluruh elemen klub setelah timnya mencatat kemenangan penting atas Borneo FC. Pendekar Cisadane menang dengan skor 2-0 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (9/1).

Javlon Guseynov membuka keunggulan Persita saat laga berjalan tiga menit. Aleksa Andrejic menutup gol kemenangan klub asal Tangerang tersebut lewat titik putih pada menit ke-86.

Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Persita untuk pertama kalinya sepanjang sejarah pertemuan kedua tim. Tambahan tiga poin itu sekaligus memastikan Persita membukukan capaian poin terbaik mereka pada putaran pertama kompetisi.

Baca Juga: Madura United FC vs PSIM Yogyakarta: Van Gastel Tegaskan Timnya akan Memberikan Perlawanan Terbaik

“Hari ini adalah kemenangan pertama melawan Borneo FC dalam sejarah Persita. Juga, menurut saya, ini adalah jumlah poin terbaik dalam putaran pertama dalam sejarah,” kata Carlos Pena usai pertandingan.

Pena menegaskan hasil positif tersebut bukan semata-mata milik pemain yang tampil di lapangan. Ia menilai kemenangan ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas klub.

“Ini tentang orang-orang yang bekerja sangat keras di belakang layar. Banyak orang yang bekerja untuk klub ini. Saya sangat senang terutama untuk mereka,” ucapnya.

Baca Juga: Memulai Latihan Perdana, Antoine Semenyo: Manchester City akan Meningkatkan Kemampuan Saya ke Level Berikutnya

Dari sisi permainan, Pena menyebut anak asuhnya mampu mengontrol jalannya laga sejak menit awal. Intensitas tinggi yang ditunjukkan para pemain Persita dinilai menjadi faktor utama dalam menekan permainan lawan.

“Saya pikir ini adalah penampilan yang sangat baik dan dominan dari tim saya. Kami memulai pertandingan dengan energi yang sangat besar dan mencetak gol. Ketika mencetak gol, segalanya menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Meski sudah unggul, Persita tidak memilih bermain aman dengan bertahan total. Para pemain tetap menjaga agresivitas dan terus menciptakan peluang berbahaya, terutama pada paruh pertama pertandingan.

Baca Juga: Debut Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Langsung Diuji Malut United FC di Gelora Bung Tomo

“Kami tidak bertahan. Tim terus menyerang dan memiliki banyak peluang di babak pertama. Saya pikir skor di babak pertama masih kurang,” ujarnya.

Pada babak kedua, rotasi pemain yang dilakukan Pena memberi dampak positif. Energi dari pemain pengganti membuat Persita mampu menjaga tempo permainan hingga akhir laga.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X