SportlinkNews - Peluang Persib Bandung untuk kembali menempati posisi teratas klasemen Super League 2025/26 semakin terbuka setelah Borneo FC menelan kekalahan dari Persita Tangerang 0-2. Hasil itu membuat perolehan poin Pesut Etam tetap stagnan di angka 37.
Situasi ini menghadirkan peluang emas bagi Persib. Jika mampu menaklukkan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1), Maung Bandung akan langsung menggeser posisi Borneo FC di puncak klasemen.
Kedekatan poin di papan atas menambah tekanan dan ketegangan dalam laga klasik ini. Saat ini Persib dan Persija mengoleksi 35 poin, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC.
Baca Juga: Madura United FC vs PSIM Yogyakarta: Van Gastel Tegaskan Timnya akan Memberikan Perlawanan Terbaik
Persib dan Persija kini menghadapi laga dengan nilai strategis tinggi. Kemenangan bagi salah satu tim bukan sekadar tiga poin, tetapi juga menentukan siapa yang berhak menyandang status juara paruh musim.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai kondisi Borneo FC selepas kekalahan dari Persita memberi peluang bagi timnya untuk memaksimalkan momentum. Oleh karena itu, situasi tersebut harus bisa dimanfaatkan.
“Saya pernah bicara beberapa kali, Borneo memang memulai dengan fantastis, tapi dari 12 laga di awal mereka tampil delapan kali di kandang. Untuk mereka, tidak mudah ketika harus mulai melakukan perjalanan,” kata Bojan, di Stadion GBLA, Sabtu (10/1).
Bojan menekankan performa Borneo FC yang sempat impresif di awal musim kini mulai menurun. Kekalahan dan hasil imbang yang dialami menandai melemahnya ritme tim lawan di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Tantangan perjalanan panjang menjadi faktor penting dalam kompetisi Indonesia. Bojan menekankan jarak antarwilayah yang jauh membuat beban fisik dan mental pemain lebih berat dibanding liga Eropa.
“Di Eropa itu setiap klub mungkin hanya melakukan perjalanan 1-2 jam. Di sini, untuk ke Papua itu bisa mencapai 4-5 jam dan jika di Eropa itu seperti terbang dari Portugal ke Kazakhstan,” ucapnya.
Baca Juga: Debut Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Langsung Diuji Malut United FC di Gelora Bung Tomo
Selain perjalanan udara, perjalanan darat dengan bus juga menjadi rutinitas yang melelahkan bagi pemain. Kondisi ini menambah kompleksitas dalam menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
“Apalagi harus memainkan banyak pertandingan dengan masa jeda yang singkat,” ujarnya.
Artikel Terkait
Persib Vs Persija Jadi Magnet, Tiket Ludes Kurang dari 24 Jam
Jelang Duel Persib vs Persija, Bojan Hodak Santai: Saya Tidak Perlu Memotivasi Mereka
Prastawa Prediksi Persija Menang Tipis atas Persib di El Clasico Super League 2025/26
Bruno Tubarao Samakan Persija vs Persib dengan Derby Klasik Brasil
Mouricio Souza Soroti Arti Besar Duel Persib vs Persija