SportlinkNews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat jelang laga tandang ke Bali United dalam lanjutan Super League 2025/26. Selain harus bertarung di markas lawan, Bajul Ijo juga harus menyesuaikan strategi akibat absennya sejumlah pemain kunci.
Pertandingan tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2), dan Bali United memiliki keunggulan tambahan berupa waktu pemulihan hari lebih banyak dibanding Persebaya. Hal ini bisa menjadi faktor penting dalam duel yang diprediksi ketat.
"Mereka (Bali United) memiliki dua hari lebih banyak dari kami untuk mempersiapkan pertandingan dan memulihkan diri. (Karena itu) saat ini fokus kami adalah melihat siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak," kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Baca Juga: Mauro Zijlstra Resmi Berseragam Persija dengan Durasi 2,5 Musim
Tavares menekankan kondisi kebugaran tim masih menjadi perhatian utama, mengingat beberapa pemain dipastikan absen karena cedera dan akumulasi kartu. Setidaknya lima pemain Persebaya tidak bisa diturunkan.
Bruno Moreira, Milos Raickovic, dan Toni Firmansyah harus menjalani sanksi larangan bermain. Sementara Bruno Paraiba serta Gustavo Fernandes masih dalam proses pemulihan cedera.
Meski dihadapkan pada situasi ini, Tavares menegaskan timnya tetap optimistis dan tidak akan menyerah. Bali United dianggap sebagai lawan tangguh, apalagi setelah dikalahkan Persik Kediri yang diprediksi memicu motivasi ekstra.
Baca Juga: Persib dan Musisi Bandung Galang Dana untuk Korban Bencana Longsor Cisarua
"Kami tahu pertandingan di sana akan sangat sulit. Bali United punya tim yang bagus dan mereka pasti akan bermain keras. Kami harus fokus dari menit pertama sampai akhir jika ingin mendapatkan hasil," ucapnya.
Tavares juga menyoroti kedalaman skuad Persebaya sebagai kunci. Absennya beberapa pemain justru memberi kesempatan bagi pemain lain untuk tampil menonjol.
Padatnya jadwal Super League menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya, terutama saat bertandang ke tim papan atas. Strategi, kesiapan mental, dan pemanfaatan peluang menjadi faktor penentu.
Baca Juga: Liverpool Akhirnya Merekrut Bek Asal Prancis Jeremy Jacquet
Keunggulan waktu pemulihan Bali United bisa menjadi ancaman. Namun Tavares yakin pendekatan taktik yang tepat dan disiplin bermain bisa menyeimbangkan situasi.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Persebaya untuk membuktikan kapasitas tim dalam menghadapi lawan kuat di tengah padatnya jadwal musim ini.
Artikel Terkait
Hadapi Dewa United Banten FC, Persebaya Siapkan Skenario Terbaik
Duel Lawan Persebaya, Pelatih Dewa United Banten FC Jan Olde Riekerink: Ini akan Jadi Ujian Berat Bagi Kami
Hasil Super League: Sepuluh Pemain Dewa United Tahan Persebaya
Persebaya Gagal Menang Akibat Terbawa Permainan Dewa United
Bruno Moreira Kecewa Persebaya Gagal Petik Poin atas Dewa United Banten FC