“Seperti saya katakan kemarin, saya ingin membawa Barros datang ke sini karena membahas soal itu (penyerangan) kemarin. Bicara mengenai bagaimana mencetak gol dan bagaimana barisan depan bekerja. Ketika ada serangan balik, penyerang sayap berlari ke belakang dan itu yang dibutuhkan untuk memenangi liga.”
Baca Juga: Tunangan Ronaldo Bikin Kaget, Georgina Rodriguez hanya Pakai Bra dan Celana Ketat di Jet Pribadi
Menurutnya, tidak ada pemain bertahan dan pemain menyerang di sepak bola. Ketika menguasai bola, maka seluruh pemain adalah penyerang untuk bersiap membuat peluang serta cetak gol.
“Ketika tidak menguasai bola, semua pemain adalah bek. Tidak ada pemain di belakang, semua harus melakukan pressing, lalu ada yang bertugas memotong jalur operan dan ada pemain paling belakang termasuk kiper untuk menjaga peluang lawan.”
“Semua bertahan dan menyerang bersama, karena itu kunci untuk meraih kemenangan. Mereka bermain sebagai tim dan harapannya kami menjadi juara lagi.”
Hasil ini membuat Persib tetap kukuh di puncak klasemen sementara Super League 2025/26 mengemas 53 poin. Sementara Madura United masih tertahan di posisi ke-14 dengan 20 angka.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Hodak Waspadai Madura United, Persib Incar Rekor Sempurna di GBLA
Souza: Tak Bisa Kontrol Persib, Persija Fokus Raih Poin Demi Poin
Indonesia Melonjak di Peringkat Kompetisi AFC, Kinerja Persib dan Dewa United Jadi Kunci
Hasil Super League: Persib Cukur Madura United, Ramon Tanque Cetak Brace
Menang Telak dari Madura United Jadi Modal Kuat Bagi Persib Jalani Duel Kontra Persebaya