Semen Padang Resmi Pecat Dejan Antonic Usai Hasil Buruk

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 5 Maret 2026 | 20:40 WIB
Dejan Antonic (kanan) saat memimpin latihan Semen Padang FC (@semenpadangfcid)
Dejan Antonic (kanan) saat memimpin latihan Semen Padang FC (@semenpadangfcid)

SportlinkNews - Semen Padang resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Dejan Antonic setelah rangkaian hasil buruk yang dialami tim pada musim ini. Keputusan tersebut diambil tidak lama setelah Kabau Sirah gagal meraih kemenangan pada laga kandang terakhir mereka.

Pertandingan melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (4/3) malam WIB, menjadi titik balik keputusan tersebut. Dalam laga itu, Semen Padang hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Hasil tersebut terasa makin mengecewakan karena Semen Padang sebenarnya bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak babak pertama. Meski begitu, tuan rumah tetap tidak mampu memaksimalkan peluang untuk meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Timnas Indonesia Menerima Kabar Mengejutkan Jelang Turnamen Besar FIFA

Situasi tersebut memicu reaksi dari penasihat Semen Padang, Andre Rosiade. Melalui pernyataan yang beredar di media sosial, ia mengaku tidak puas dengan performa tim dan meminta manajemen mengambil langkah tegas.

Permintaan tersebut akhirnya ditindaklanjuti oleh manajemen klub setelah menggelar rapat internal. Melalui akun Instagram resmi klub, Semen Padang mengumumkan kerja sama dengan Dejan Antonic telah berakhir.

"Terima Kasih, Coach Dejan Antonic," tulis pernyataan resmi Semen Padang.

Baca Juga: Pemain Liga Inggris Terpaksa Bersembunyi di Bunker karena Terjebak dalam Konflik AS-Iran yang Mengerikan

"Kebersamaan tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir. Keputusan ini diambil manajemen Semen Padang FC setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan komisaris serta penasihat tim. Terima kasih, Coach Dejan," tambah pernyataan tersebut.

Dejan Antonic sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih Semen Padang pada 10 Oktober 2025. Ia datang menggantikan Eduardo Almeida yang lebih dulu meninggalkan kursi pelatih.

Selama menangani tim asal Ranah Minang tersebut, pelatih berusia 57 tahun itu memimpin tim dalam 16 pertandingan. Namun hasil yang diraih belum mampu mengangkat performa Semen Padang di klasemen.

Baca Juga: Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year Award 2026

Dalam periode tersebut, Kabau Sirah hanya meraih tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan sembilan kali menelan kekalahan. Kondisi itu membuat Semen Padang masih terjebak di zona degradasi.

Saat ini Semen Padang menempati peringkat ke-17 klasemen Super League dengan koleksi 17 poin dari 24 pertandingan. Posisi tersebut juga belum aman karena Persis Solo yang berada di dasar klasemen hanya unggul satu poin.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X