SportlinkNews - Duel Persebaya vs Persib menjadi momen penting bagi kiper Persebaya Ernando Ari Sutaryadi yang menjalani 100 pertandingan bersama Bajul Ijo.
Bagi pemain yang akrab disapa Nando itu, angka 100 baginya bukan hanya catatan statistik, melainkan rangkuman dari kerja keras, kesabaran, serta kepercayaan yang terus ia jaga sejak pertama kali mengenakan seragam Persebaya.
“Saya sangat bahagia dan bangga bisa mencatatkan 100 penampilan bersama Persebaya. Ini bukan perjalanan yang singkat, dan saya sangat bersyukur bisa terus dipercaya serta membantu tim sejauh ini,” ungkap Ernando.
Baca Juga: Bojan Hodak Hadapi Dilema Jelang Duel Melawan Persik Kediri
Perjalanan Nando bermula dari EPA Persebaya. Dari akademi itulah fondasi kariernya dibangun pelan, tapi kokoh.
Kesempatan tampil di level profesional datang pada Liga 1 musim 2021/2022. Nando menjalani debut bersama tim senior saat menghadapi Borneo FC Samarinda.
Laga itu menjadi gerbang menuju babak baru dalam hidupnya sebagai pesepak bola profesional. Sejak debut tersebut, Ernando terus berproses.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-25 Super League 2025/26, Borneo FC akan Diuji Persebaya
Ia bersaing, belajar dari kesalahan, dan memanfaatkan setiap peluang yang datang. Kepercayaan demi kepercayaan mulai ia dapatkan hingga akhirnya mengamankan posisi sebagai kiper utama Persebaya.
Dari sana, lahir berbagai momen penting yang membentuk karakternya sebagai penjaga gawang, termasuk satu laga yang selalu ia kenang.
Soal momen berkesan, kiper asal Semarang ini selalu teringat saat Persebaya duel melawan Arema FC pada pekan ke-33 Liga 1 2022/2023 di Stadion PTIK. Laga penuh tensi itu menghadirkan tekanan luar biasa.
Baca Juga: Aplikasi The Arsenal Tayangkan Konten Eksklusif Bagi The Gooners di Seluruh Dunia
Saat itu Persebaya unggul 1-0 lewat gol Muhammad Iqbal. Kemenangan yang sudah di depan mata hampir sirna ketika lawan mendapat hadiah penalti.
Namun dengan refleks dan ketenangan, Ernando mampu menepis sepakan tersebut. Penyelamatan itu menjaga asa kemenangan sekaligus mengukuhkan namanya sebagai tembok terakhir yang bisa diandalkan.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Krisis Kiper, Shin Tae-yong Panggil Ernando Ari dari Persebaya Surabaya
Ernando Ari Menangis usai Bikin Blunder, Warganet Bereaksi Begini
Blunder 2 Kali Lawan Irak, Ernando Ari bakal Didiamkan Shin Tae-yong
Masih Dipercaya Persebaya Kontrak Ernando Ari Terus Berlanjut