Terlibat Benturan Keras, Kiper Persis Solo Diboyong ke Rumah Sakit

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Jumat, 13 Maret 2026 | 15:36 WIB
Aksi kiper M Riyandi di laga Persis Solo vs Bali United FC di pekan ke-25 Super League 2025/26 (Persis Solo)
Aksi kiper M Riyandi di laga Persis Solo vs Bali United FC di pekan ke-25 Super League 2025/26 (Persis Solo)

SportlinkNews - Insiden yang terjadi pada laga Persis Solo kontra Bali United FC menyebabkan kiper Persis M.Riyandi mengalami cedera yang mengharuskannya dilarikan ke rumah sakit.

Dokter Tim Persis, dr. Iwan Wahyu Utomo menjelaskan kondisi penjaga gawang Laskar Sambernyawa, M.Riyandi pasca insiden dalam laga kontra Bali United pada Kamis (12/3) malam.

Diketahui, kiper bernomor punggung 1 itu harus ditarik keluar karena mengalami cedera setelah bertabrakan ketika mengamankan bola.

Baca Juga: Persis Solo Lepas dari Zona Merah Usai Tundukkan Bali United FC 3-0

Dokter Iwan mengatakan, setelah insiden tersebut, Riyandi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut karena ada kecurigaan cedera di kepala.

Namun, saat ini kondisi Riyandi sudah berangsur membaik meskipun masih dalam pantauan dokter.

“Untuk update kondisi Riyandi, Riyandi kan tadi mengalami cedera kepala karena jatuh sehingga sempat ada sedikit benturan di tekukan leher," jelas dokter Iwan.

Baca Juga: Kalah Agregat dari Manila Digger, Dewa United Tersingkir dari AFC Challenge League

"Kondisi saat ini sedang di rumah sakit JIH, sadar dan sudah bisa jalan-jalan,” lanjutnya.

Pemeriksaan terhadap Riyandi kini tengah berlangsung. Klub saat ini tengah menunggu hasil rontgen yang dijalani Riyandi untuk mengetahui apakah ada cedera di kepalanya.

“Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan rontgen leher untuk mengetahui adakah kelainan di leher dislokasi atau apapun."

Baca Juga: Bologna Keluhkan Wasit Terlalu Permisif saat Melawan Roma di Liga Europa

"Tapi dia sudah jalan-jalan bisa ketawa-ketawa. Sudah aman tapi sesuai prosedur rumah sakit kita harus melihat hasil rontgen dulu,” tuturnya.

“Kemudian untuk prosedur dia harus menunggu hasil rontgen. Lalu kalau ada bengkak dan pusing nanti segera lapor ke medis dan dia harus opname,” ucap dokter Iwan

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: persis solo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X