SportlinkNews - Jeda kompetisi Super League 2025/26 dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dan FIFA Series bulan maret ini juga dimanfaatkan untuk melepaskan lelah dan berkumpul bersama keluarga.
Jadwal Super League yang ketat cukup menguras tenaga dan pikiran para pelatih, pemain, dan ofisial. Sehingga pemulihan kondisi sangat diperlukan demi menghadapi sisa laga putaran kedua.
Masa rehat tim juga dimanfaatkan sang juru taktik PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel untuk memulihkan tenaga dan pikiran.
Baca Juga: David da Silva Pimpin Top Skor Super League 2025/26 Dibayangi Maxwell dan Dalberto
Van Gastel pun memilih bepergian ke luar negeri bersama keluarga, demi menghabiskan waktu luangnya.
“Secara pribadi saya pergi ke Vietnam. Saya akan pergi untuk liburan bersama keluarga saya,” ujarnya.
Masa libur juga diberikan kepada para pemain dengan periode libur terhitung sejak Selasa (17/3) sampai dengan Minggu (22/3).
Baca Juga: Gelar Juara Piala Afrika Dicopot, Senegal Seret CAF ke Pengadilan CAS
Van Gastel membeberkan rencana tim selama masa jeda kompetisi. Pria ini telah menyusun program latihan matang sebelum tim kembali berkumpul.
“Kami berlatih sekarang selama beberapa hari dan memberi mereka libur enam hari. Kami punya dua minggu bersiap menghadapi Dewa,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan alasan mengapa memberikan jeda libur yang lumayan panjang bagi timnya.
“Saya memberikan libur untuk mereka agar bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan menikmati istirahat karena saya pikir itu penting."
"Setelah itu, kami mulai lagi menuju hari pertama (persiapan melawan Dewa United FC),” jelasnya.
Artikel Terkait
Tanpa Libur Awal Ramadan, PSIM Atur Ulang Waktu Latihan
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel Enggan Remehkan Semen Padang yang Dalam Motivasi Tinggi
Tahan Imbang PSIM, Set Piece Persijap Bawa Skuat Lepas dari Zona Merah
Fokus Persiapan FIFA Series 2026, Beckham Putra Rela Tunda Mudik dan Libur Lebaran