SportlinkNews - Laga krusial pekan ke-28 Super League 2025/2026 yang mempertemukan Dewa United Banten FC melawan Persib Bandung akan terasa sunyi. Panitia pelaksana telah memastikan bahwa duel sengit tersebut harus dilangsungkan tanpa kehadiran penonton di tribune.
Stadion Internasional Banten (BIS) di Kota Serang tetap menjadi arena pertempuran bagi kedua tim pada Senin (20/4) malam WIB. Meski statusnya sebagai laga kandang yang dinanti, atmosfer riuh suporter dipastikan hilang dari stadion kebanggaan warga Banten ini.
Kepastian mengenai sterilisasi area stadion ini ditegaskan langsung melalui rilis resmi yang dikeluarkan manajemen Dewa United. Keputusan pahit tersebut harus diambil demi kelancaran jalannya pertandingan serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Baca Juga: Mantan Kiper Arsenal dan Juventus Ini Meninggal Tragis di Austria
Kebijakan pembatasan ini bersifat menyeluruh dan tidak memberikan pengecualian bagi kelompok mana pun yang berniat datang langsung. Larangan masuk berlaku bagi penonton umum, basis suporter tuan rumah, pendukung tim tamu, hingga pemegang tiket undangan sekalipun.
Masalah infrastruktur di area stadion menjadi faktor teknis utama yang menghalangi kehadiran publik di dalam tribun penonton. Manajemen Dewa United merasa fasilitas pendukung di sekitar Banten International Stadium belum siap sepenuhnya.
Beberapa poin krusial yang disorot adalah minimnya ketersediaan lahan parkir, akses jalan yang terbatas, serta sistem penerangan luar. Komponen tersebut dinilai sangat berisiko jika dipaksakan untuk menampung lonjakan massa dalam jumlah besar pada malam hari.
Baca Juga: Persebaya Bidik Kemenangan di Derby Suramadu, Bernardo Tavares Minta Pemainnya Fokus dan Disiplin
Selain masalah fisik bangunan, aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi variabel yang sangat diperhatikan oleh pihak penyelenggara. Penyelenggara tidak ingin mengambil risiko yang dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah Serang selama pertandingan berlangsung.
"Di sisi lain, regulasi kompetisi yang berlaku saat ini juga masih belum memperbolehkan kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan BRI Super League 2025/2026," demikian pernyataan Dewa United.
Pihak kepolisian pun telah mengeluarkan surat resmi terkait prosedur pengamanan pertandingan yang harus dipatuhi oleh manajemen klub. Surat tersebut menjadi landasan hukum yang kuat bagi panitia untuk menutup rapat pintu masuk stadion bagi umum.
Baca Juga: Alex Marquez Tetap Terlibat Pengembangan Motor Ducati Terbarunya Meski Pindah ke KTM
"Rekomendasi dari pihak kepolisian setempat turut memperkuat keputusan tersebut berdasarkan Surat Rekomendasi Polres Serang Kota Nomor: B/534/YAN.2.1./2026 yang merekomendasikan pertandingan dilaksanakan tanpa penonton dengan mempertimbangkan kondisi keamanan wilayah,"
Para penggemar sepak bola kini diharapkan bisa memberikan dukungan dari rumah melalui layar kaca masing-masing demi kebaikan bersama. Kepatuhan terhadap aturan ini sangat diperlukan agar tidak muncul sanksi tambahan bagi klub di kemudian hari.
Artikel Terkait
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel: Dewa United Tim Tangguh, Ini akan Jadi Pertandingan yang Sulit
Imbangi Persija Jadi Modal Kuat Dewa United Hadapi PSIM Yogyakarta di Pekan ke-26 Super League
Hasil Super League: Dewa United Tundukkan PSIM, Alex Martins Sumbang Gol Semata Wayang
Menang Tipis di GBLA, Frans Putros Pilih Fokus Tatap Laga Kontra Dewa United
Misi Tembus Empat Besar, Dewa United Terus Merangkak Naik