SportlinkNews - Pegadaian Championship 2025/26 resmi menutup musim setelah partai final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, akhir pekan lalu, 9 Mei 2026.
Di balik berakhirnya kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia itu, I.League mulai menyiapkan evaluasi menyeluruh sebagai pijakan pengembangan kompetisi musim depan.
Sepanjang musim, total 273 pertandingan berhasil digelar. Kompetisi tahun ini juga menjadi tonggak baru setelah untuk pertama kalinya teknologi Video Assistant Referee (VAR) diterapkan di Pegadaian Championship.
Baca Juga: Indonesia Tantang Malaysia, Hong Kong, dan Singapura di Pra-Kualifikasi FIBA Asia 2029
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menilai musim 2025/26 berjalan positif, baik dari sisi persaingan maupun kualitas penyelenggaraan kompetisi.
"Kami bersyukur Pegadaian Championship musim ini berjalan dengan baik hingga akhir. Implementasi VAR menjadi salah satu langkah penting dalam peningkatan kualitas kompetisi," kata Ferry Paulus.
Menurut Ferry, penggunaan VAR akan menjadi bahan evaluasi utama menuju musim berikutnya.
Baca Juga: HSBC 2026 Kembali Digelar, 10 Tim SMA Berebut Tiket Asia Pasifik
I.League disebut ingin terus meningkatkan profesionalisme kompetisi, termasuk dari sisi kualitas pertandingan, perangkat laga, hingga tata kelola penyelenggaraan.
Selain VAR, evaluasi juga akan menyentuh aspek operasional kompetisi, kesiapan klub, pengelolaan pertandingan, hingga peningkatan kualitas wasit dan perangkat pertandingan.
I.League menilai Pegadaian Championship kini mulai menunjukkan perkembangan sebagai kompetisi yang lebih kompetitif dan memiliki jalur pembinaan yang jelas menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Pro Kontra Lisa BLACKPINK Tampil di Pembukaan Piala Dunia 2026
Musim ini juga menghadirkan sejumlah catatan bersejarah. Garudayaksa FC tampil sebagai juara sekaligus memastikan promosi ke Super League musim depan bersama PSS Sleman dan Adhyaksa FC.
Promosi tersebut menjadi momen spesial bagi Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC karena keduanya akan tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional untuk pertama kalinya.
Ferry menegaskan, keberhasilan kompetisi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari klub, suporter, perangkat pertandingan, hingga sponsor utama.
Baca Juga: 5 Lawan Potensial Untuk Raja WBO, Termasuk Trilogi Melawan Usyk
"Kami berterima kasih kepada seluruh klub, pemain, ofisial, perangkat pertandingan, suporter, stakeholder sepak bola nasional, serta pihak keamanan yang telah menjaga kompetisi tetap berjalan kondusif sepanjang musim," ucapnya.
I.League juga memberi apresiasi khusus kepada PT Pegadaian sebagai sponsor utama kompetisi. Dukungan sponsor dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan pengembangan Championship sebagai kompetisi profesional.
Untuk musim depan, I.League membuka peluang penguatan sistem kompetisi agar Championship semakin kompetitif dan memiliki standar penyelenggaraan yang lebih baik.
Baca Juga: Arteta Sebut Keputusan Wasit Berani dan Konsisten
Pengalaman musim ini, termasuk penerapan VAR, disebut akan menjadi fondasi utama dalam proses pembenahan tersebut, sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola nasional.
Artikel Terkait
ILeague Hadir, Era Baru Sepak Bola Indonesia Dimulai
Persita Vs Persib Dipindahkan ke Bali, ILeague Tegaskan Bukan Keputusan Sepihak
Dua Gol Ramon Tanque Antar Persib Tempel Ketat Puncak ILeague 2025/26
Persipura Tumbang di Kandang, Suporter Kejar Wasit dan Pemain Adhyaksa FC
Kericuhan di Jayapura Pecah, PSSI Ingatkan Indonesia Masih Dalam Pengawasan Ketat FIFA