HSBC 2026 Kembali Digelar, 10 Tim SMA Berebut Tiket Asia Pasifik

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 11 Mei 2026 | 21:36 WIB
Perwakilan Peserta High School Basketball Championship (HSBC) 2026 berfoto bersama Sekjen Bapopsi, Wasekjen Perbasi, berserta panitia pelaksana, dan para sponsor di Kemenpora, 11 Mei 2026. (PERBASI)
Perwakilan Peserta High School Basketball Championship (HSBC) 2026 berfoto bersama Sekjen Bapopsi, Wasekjen Perbasi, berserta panitia pelaksana, dan para sponsor di Kemenpora, 11 Mei 2026. (PERBASI)

SportlinkNews - High School Basketball Championship (HSBC) 2026 resmi kembali digelar dan menjadi jalur perebutan tiket menuju Kejuaraan Bola Basket Asia Pasifik yang akan berlangsung di Singapura pada 22-28 Juni mendatang.

Turnamen antarpelajar tingkat SMA tersebut akan berlangsung di MS Sport Arena BSD, Tangerang Selatan, pada 13-17 Mei 2026.

Sebanyak 10 tim dari delapan sekolah terbaik Indonesia bakal bersaing di sektor putra dan putri demi mengamankan satu slot wakil Indonesia di masing-masing kategori.

Baca Juga: Penantian Panjang Berakhir, PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan

Di kategori putra, tujuh tim terbagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni SMA Mighty Olivant Yogyakarta, SMA Pangudi Luhur Jakarta, SMA Bina Tunas Bangsa Jakarta, dan SMA PSKD Jakarta.

Sedangkan Grup B diisi SMA Jubilee Jakarta, SMA Cita Hati Surabaya, dan Cambridge School Surabaya.

Sementara di sektor putri, persaingan hanya melibatkan tiga sekolah, yakni BPK Penabur Cirebon, SMA PSKD Jakarta, dan SMA Jubilee Jakarta.

Baca Juga: Bertahan di Super League, Mario Lemos Puji Mentalitas Skuad Persijap

Ketua Panitia Pelaksana HSBC, Murni Setionegoro, menyebut kualitas peserta tahun ini dipastikan membuat kompetisi berjalan sengit sejak laga awal.

Menurutnya, seluruh tim dipilih melalui proses kurasi berdasarkan prestasi masing-masing sekolah.

"Persaingan tahun ini akan sangat menarik. Apalagi ada status juara bertahan yang tentu menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi tim lain," ujar Murni dalam konferensi pers di Media Centre Kemenpora, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Baca Juga: Real Madrid Hampa Gelar Musim Ini, Alvaro Arbeloa Janjikan Kebangkitan

Ia menjelaskan, HSBC bukan sekadar turnamen perebutan gelar, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat pembinaan basket pelajar Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.

Sejumlah pemain tim nasional kelompok usia muda juga disebut akan tampil memperkuat sekolah masing-masing.

Status juara bertahan membuat SMA Jubilee Jakarta di kategori putra menjadi salah satu tim yang paling disorot.

Baca Juga: Bantah Isu Tak Akur, Messi Ungkap Rahasia Kedekatannya dengan Ronaldo

Namun jalan mereka diprediksi tidak mudah karena harus menghadapi Cambridge School Surabaya yang merupakan runner up DBL Jawa Timur.

Di putri, BPK Penabur Cirebon juga diprediksi mendapat tekanan besar. Mereka akan berhadapan dengan SMA PSKD Jakarta yang berstatus juara DBL Jakarta Series 2025 serta SMA Jubilee Jakarta yang baru saja menjuarai DBL Jakarta 2026.

Sekretaris Jenderal BAPOPSI, Bayu Rahadian, menilai keberadaan HSBC penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet usia muda.

Baca Juga: Lolos ke Eropa, Cesc Fabregas Sebut Como Hanya Tim Sederhana

Menurutnya, jalur kompetisi sekolah selama ini telah melahirkan sejumlah pemain potensial yang mampu menembus level nasional hingga internasional.

"Pembinaan usia muda sekarang semakin mendapat perhatian. Bahkan sudah terhubung dengan program internasional seperti NBA Global Academy Camp. Salah satu contohnya Derrick Michael yang lahir dari pembinaan usia muda," kata Bayu.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PERBASI, Ratana Arya Krishnan. Ia menyebut kompetisi seperti HSBC menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan basket yang kini semakin terstruktur.

Baca Juga: Fabio Calonego Ajak Penggawa Persija Bangkit Usai Mimpi Juara Musim Ini Sirna

"Yang terpenting adalah memberikan kesempatan bertanding bagi pemain muda. Dari situ mereka belajar berkembang dan siap menghadapi level yang lebih tinggi," ucapnya.

Dari sisi pemain, pebasket SMA Jubilee Jakarta, Chimaobi Nzekwue, mengaku termotivasi mempertahankan gelar sekaligus membawa timnya kembali tampil di level Asia Pasifik.

"Persaingan pasti lebih berat karena levelnya tinggi. Kami sudah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk menghadapi turnamen ini," tambahnya. 

Baca Juga: Canda Adam Alis Usai Bawa Persib Tekuk Persija

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X