SportlinkNews - Persijap Jepara menegaskan kesiapan mereka untuk tampil sebagai tim perusak sekaligus penentu dalam peta persaingan perebutan takhta juara Super League musim 2025/26. Kehadiran tim promosi ini diprediksi menyulitkan langkah dua kandidat kuat juara, yakni Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda.
Skuad Laskar Kalinyamat berkomitmen penuh untuk menyuguhkan perlawanan dengan intensitas tertinggi saat bentrok dengan kedua raksasa papan atas tersebut. Motivasi tinggi ini diusung demi menjaga integritas kompetisi di saat tensi perebutan trofi sedang memasuki fase paling krusial.
Hingga menjelang pekan-pekan pemungkas, Persib dan Borneo FC masih tertahan dengan raihan poin kembar, yakni sama-sama mengoleksi 75 angka. Skenario penjadwalan menempatkan Persijap dalam posisi unik karena harus melakoni laga krusial melawan kedua tim penantang gelar tersebut secara berurutan.
Baca Juga: Mendominasi Permainan Dewa United Banten FC Terpuruk di Kandang Persis Solo
Borneo FC dijadwalkan lebih dahulu melakoni laga tandang ke markas Persijap pada pertandingan pekan ke-33 yang berlangsung Minggu (17/5). Setelah meladeni Pesut Etam, giliran Maung Bandung yang akan menantang ketangguhan armada Persijap pada laga penutup musim pada Sabtu (23/5).
Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa anak asuhnya sama sekali tidak memiliki niat untuk memberikan kemudahan bagi calon lawan mereka. Ia memastikan atmosfer di dalam stadion akan tetap intimidatif bagi siapa pun tim tamu yang datang bertunjung demi berburu angka penuh.
"Kami akan menghadapi tim-tim papan atas di kompetisi ini. Borneo dan Persib Bandung adalah tim yang kuat. Yang jelas, jika mereka ingin menjadi juara, mereka harus bisa mengalahkan kami," kata Lemos.
Baca Juga: PSM Makassar Vs Persib, Igor Tolic: Pemain Siap Tempur Tidak Ada Waktu untuk Mengeluh
"Namun, kami juga ingin tetap meraih kemenangan. Meski sudah mencapai tujuan kami (lolos degradasi), kami tidak akan berhenti berjuang," Lemos menambahkan.
Posisi Persijap di panggung kasta tertinggi sepak bola nasional sendiri dipastikan sudah aman dari ancaman turun kasta setelah mereka memetik kemenangan mutlak 3-0 atas Persita Tangerang. Tambahan tiga poin dari laga tersebut membuat Laskar Kalinyamat kini nyaman bertengger dengan koleksi total 34 poin.
Perolehan poin tersebut secara matematis sudah tidak mungkin lagi terkejar oleh Persis Solo yang saat ini masih terdampar di peringkat ke-16 dengan raihan 31 poin. Kalaupun klub asal Solo tersebut mampu menyamai perolehan angka di akhir musim, Laskar Sambernyawa tetap kalah dalam kalkulasi rekor pertemuan.
Baca Juga: Perubahan Komposisi Pemain Bikin Persija Unggul, Witan Sulaeman: Kemenangan Ini untuk Jakmania
Keberhasilan mempertahankan posisi di kompetisi elit ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Persijap yang berstatus sebagai tim promosi pada musim ini. Mereka sukses mengikuti jejak impresif Bhayangkara Presisi Lampung FC dan PSIM Yogyakarta yang lebih dulu mengamankan tiket bertahan di kasta tertinggi.
Kendati misi utama meloloskan tim dari jerat degradasi telah terpenuhi, Lemos menjamin anak asuhnya tidak akan mengendurkan fokus permainan sedikit pun. Libur kompetisi belum terlintas di benak para pemain sebelum peluit panjang tanda berakhirnya musim ditiupkan oleh wasit.
Artikel Terkait
Hasil Super League: Tundukkan Persijap, Persija Jaga Rekor Tak Terkalahkan
Taklukkan Persijap Jepara, Shayne Pattynama Sempat Heran dengan Ritme Permainan Persija
Persita Dapat Energi Baru Jelang Duel Lawan Persijap Jepara di Banten International Stadium
Bertahan di Super League, Mario Lemos Puji Mentalitas Skuad Persijap
Persijap Jepara Lolos Degradasi Usai Kalahkan Persita, Ini Rahasianya