SportlinkNews - Laga penutup pekan ke-34 Super League 2025/26 antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu, 23 Mei mendatang, dipastikan berjalan dengan skenario berbeda dari biasanya.
Duel bertajuk Derby Jatim tersebut tidak masuk dalam agenda siaran televisi nasional dan hanya dapat disaksikan melalui layanan streaming resmi.
Meski demikian, tensi pertandingan diperkirakan tetap tinggi. Persebaya datang ke laga terakhir musim ini dengan tekad menjaga konsistensi performa sekaligus menutup kompetisi di hadapan pendukung sendiri dengan hasil maksimal.
Baca Juga: Thunder Wajib Bangkit di Gim 2: Hadapi Dominasi Wembanyama, Respons SGA, dan Peran Holmgren
Pihak klub memastikan akses penonton tetap terbuka secara digital. Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, menegaskan bahwa meski tidak tayang di televisi nasional, pertandingan tetap dapat diikuti secara langsung melalui platform streaming.
"Berdasarkan komunikasi kami dengan pihak I.League dan Indosiar, pertandingan Persebaya melawan Persik memang tidak tayang di Indosiar. Namun laga tetap bisa disaksikan secara live melalui Vidio," ujarnya.
Keputusan tersebut tak lepas dari penjadwalan siaran yang bersamaan dengan laga penentuan gelar juara Super League musim ini, sehingga slot televisi nasional harus dialihkan ke pertandingan lain yang memiliki dampak langsung pada perebutan titel.
Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Diduga Beberkan Daftar Jual Pemain AC Milan
Di sisi lain, persiapan laga kandang terakhir juga dibarengi dengan pengetatan aspek keamanan.
Panitia pelaksana Persebaya memperketat aturan masuk stadion, termasuk larangan membawa flare, petasan, maupun benda berbahaya lainnya demi menjaga kondusivitas pertandingan.
Pemeriksaan berlapis akan dilakukan di seluruh pintu masuk Stadion GBT sebagai bagian dari upaya menciptakan pertandingan yang aman dan tertib.
Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Diduga Beberkan Daftar Jual Pemain AC Milan
"Kami mengimbau seluruh Bonek dan Bonita untuk mematuhi aturan yang berlaku, tidak membawa flare, petasan, maupun benda berbahaya lainnya agar pertandingan dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif," kata Vinno.
Selain fokus pada laga di lapangan, manajemen Persebaya juga menyiapkan rangkaian hiburan untuk menyambut laga penutup musim. Atmosfer pertandingan diharapkan tetap meriah meski tidak tersaji di layar televisi nasional.
Dengan situasi tersebut, Persebaya berharap dukungan langsung dari tribun tetap menjadi kekuatan utama dalam menutup musim di kandang sendiri.
Artikel Terkait
Instruksi Ruang Ganti Bernardo Tavares Bikin Persebaya Pesta Gol
Persebaya Makin Gacor di Ujung Musim, Bernardo Tavares: Kini Tim Lebih Percaya Diri
Persebaya Berbagi Poin dengan Persis Solo di Manahan
Pelatih Persebaya Apresiasi Dukungan Suporter dan Kerja Keras Tim
Hasil Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0, Bruno Paraiba Cetak Hattrick