Pelatih Persebaya Apresiasi Dukungan Suporter dan Kerja Keras Tim

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares di laga melawan Borneo FC di pekan ke-25 Super League 2025/26 (@officialpersebaya)
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares di laga melawan Borneo FC di pekan ke-25 Super League 2025/26 (@officialpersebaya)

SportlinkNews - Duel sengit antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/26 menyisakan kesan mendalam bagi tim tamu. Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan Sabtu (9/5), berakhir tanpa gol tersebut menonjolkan sisi sportivitas dan gairah tinggi dari para suporter di tribune.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, secara terbuka melontarkan pujian terhadap kemeriahan penonton yang memadati markas Laskar Sambernyawa tersebut. Menurutnya, keberadaan suporter yang memenuhi stadion merupakan elemen vital yang menghidupkan marwah kompetisi sepak bola di tanah air.

Tavares menilai lingkungan yang mendukung di dalam stadion memberikan energi positif tambahan bagi setiap pemain yang bertanding di lapangan. Kehadiran ribuan pendukung tersebut diakuinya sebagai salah satu keunggulan luar biasa yang dimiliki oleh industri sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Chelsea Mendekati Xabi Alonso untuk Posisi Manajer yang Kosong

“Saya pikir atmosfer stadion sangat fantastis. Selamat untuk para pendukung yang datang ke sini untuk memberikan dukungan, karena sepak bola membutuhkan ini. Semua pemain suka memiliki lingkungan pendukung yang baik,” kata Tavares.

Meski bertindak sebagai tim tamu, juru taktik asal Portugal ini tidak melupakan basis massa pendukung setia timnya sendiri di Jawa Timur. Ia menyadari bahwa jutaan doa dari para penggemar di Surabaya turut menyertai langkah perjuangan Persebaya selama melakoni laga tandang.

Penghormatan khusus diberikan Tavares kepada Bonek dan Bonita yang tetap setia mendukung meski tidak berada langsung di dalam area stadion. Dukungan jarak jauh tersebut dianggap sebagai pendorong semangat bagi tim untuk tetap kompetitif dalam situasi sesulit apa pun.

Baca Juga: Rivalitas dengan Persib Semakin Sengit Usai Borneo FC Tundukkan Bali United FC

“Dan juga saya ingin mengucapkan terima kasih untuk Bonek dan Bonita yang menyaksikan pertandingan di Surabaya, dan pastinya beberapa dari mereka berdoa untuk kesuksesan para pemain,” ujarnya.

Di sisi teknis, Tavares mengaku sangat bangga melihat pengorbanan para pemainnya yang harus beradaptasi dengan situasi darurat akibat badai cedera. Sejumlah pilar utama terpaksa menjalankan peran baru di posisi yang tidak biasa demi menjaga stabilitas taktik tim sepanjang laga berlangsung.

Fleksibilitas dan militansi yang ditunjukkan para penggawa Persebaya menjadi poin utama yang disoroti oleh tim kepelatihan usai pertandingan berakhir. Semangat juang untuk tidak menyerah di bawah tekanan tuan rumah menjadi bukti kematangan mental skuat yang dibentuk musim ini.

Baca Juga: Jepang Jadi Satu-satunya Wakil Asia Penerima Hibah FIFA Global Citizen Education Fund 2026

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang telah mencoba melakukan segalanya, beberapa dari mereka bermain di posisi yang berbeda dari yang mereka latih. Mereka menunjukkan sikap yang baik,” ungkapnya.

Namun, rasa syukur atas perjuangan tersebut dibarengi dengan realitas target perolehan poin penuh gagal terealisasi di Stadion Manahan. Gelandang Persebaya, Ichsas Baihaqi, mengakui hasil imbang secara objektif belum memberikan kepuasan maksimal bagi ambisi klub.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X