“Ini kerja keras, kerja sulit, kita mengembalikan jiwa Arema. Berat sekali tapi pemain kerja keras,” kata Marcos Santos.
Kini, setelah kompetisi berakhir, ia memilih kembali ke Brasil sambil menunggu keputusan manajemen terkait masa depannya di Malang.
Marcos Santos tidak menutup asanya untuk melanjutkan pekerjaannya bersama Arema FC. Sebab menurutnya, Arema FC memiliki ikatan emosional yang berbeda dibanding klub lain.
Baca Juga: Ferguson Kritik Pedas Taktik Arsenal: Membosankan!
“Amin, semoga saja begitu. Saya mau berterima kasih kepada Bos Iwan, seluruh manajemen, Inal, Oye, Claudio yang kerja luar biasa,” ujar pelatih berusia 47 tahun itu.
“Arema bukan sekadar tim, Arema adalah keluarga yang melibatkan kota Malang. Di Brasil, Arema itu seperti Corinthians atau Palmeiras yang harus selalu bertarung di atas,” ucap Marcos.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Arema Tunjuk Marcos Santos Jadi Pelatih Baru Singo Edan untuk Mengarungi Liga 1 2025/26
Perubahan Taktik Marcos Santos Berbuah Kemenangan Telak Arema FC
Arema FC Lolos Lisensi Klub Jadi Momentum Memperkuat Transformasi Internal
Lucas Frigeri Tutup Perjalanan Kariernya dengan Arema FC