SportlinkNews - PSIM Jogjakarta kembali memasuki kompetisi kasta tertinggi dengan menjadi tim promosi pada Super League 2025/26.
Dengan jadwal kompetisi yang ketat, PSIM mencoba bertahan tidak terdegradasi. Di bawah asuhan pelatih Belanda, Jean Paul Van Gastel, PSIM mampu memberikan perlawanan sengit.
Hasilnya, PSIM Jogja berhasil bertahan di peringkat 11 dengan 45 poin di klasemen akhir Super League 2025/26.
Baca Juga: Grup B Piala Dunia 2026: Kanada Mencoba Peruntungan Baru sebagai Tuan Rumah
Manajemen PSIM pun tanpa ragu memperpanjang kontrak pelatih Van Gastel untuk musim berikutnya.
Sepanjang melatih PSIM Jogja, Jean Paul Van Gastel, membagikan pengalamannya setelah melewati musim perdana bersama Laskar Mataram.
Musim ini menjadi tahun pertamanya melatih di Liga Indonesia. Sosok yang kerap disapa Van Gastel tersebut mengaku, “Saya sangat menikmati tahun pertama saya di sini."
Baca Juga: Ditaksir Barcelona dan Chelsea, Juventus Pasang Harga untuk Tebus Andrea Cambiaso
"Banyak sekali perjalanan yang harus dilalui, sehingga saya harus beradaptasi dengan hal tersebut.”
Pengalaman baru ia dapatkan, seperti halnya bertandang ke klub lawan selama berhari-hari.
“Terkadang, kami harus menjalani laga tandang selama empat hari. Hal itu merupakan sesuatu yang baru bagi saya,” imbuhnya.
Baca Juga: Lewis Hamilton Bikin Ulah Lagi di GP Monaco, Bawa Ducati Langka ke Paddock Ferrari
Hal yang mencuri perhatian Van Gastel adalah atmosfer kompetisi lokal beserta fanatisme suporter di stadion.
Kehadiran pendukung setia Laskar Mataram selalu memberi motivasi tambahan bagi tim asuhannya.
Artikel Terkait
Jean Paul Van Gastel Puji Aksi Penyelamatan Penalti Cahya Supriadi
Bojan Hodak Akui Pemainnya Sempat Gugup Menghadapi PSIM Yogyakarta
Hasil Super League: Arema FC Bungkam PSIM di Kanjuruhan 3-1
Jean Paul Van Gastel Perpanjang Kontrak dengan PSIM Hingga 2027