“Jadi dia mengatakan ini, dan mentalitas saya seperti ini. Mentalitas saya adalah menang, entah kami bermain melawan Persib di Bandung ataupun melawan tim besar lainnya.”
“Saya hanya ingin menang. Dan saya katakan sebelumnya, jika tim menang, saya bermain bagus. Biasanya saya bermain bagus karena saya membantu tim."
"Mungkin saya mencetak gol, mungkin memberi assist, mungkin tidak, tetapi tim menang, saya pulang dengan senang hati.”
“Jadi target saya sekarang adalah bagaimana cara untuk meraih kemenangan karena saya adalah pemain yang ambisius,” katanya.
“Di Spanyol, itu adalah sebuah rantai. Ketika tim bermain bagus, Anda jadi memiliki lebih banyak kesempatan, dan Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk mencetak gol, untuk memberikan assist, untuk membantu.”
“Saya selalu mengatakan ini kepada pelatih, dan selalu saya katakan. Jika saya tidak bermain bagus dengan bola, saya adalah yang terbaik tanpa bola dengan membantu bertahan atau apapun itu,” pungkasnya.
Baca Juga: Legenda Napoli, Lavezzi, Dukung Penunjukan Allegri: Dia Bisa Membawa Terbang Lebih Tinggi Lagi
Performa Rayco di Super League memang tidak memalukan. Penampilannya yang lincah memberikannya kesempatan untuk membawa Persita menang.
Rayco bahkan sempat beberapa kali masuk ke dalam jajaran pemain terbaik mingguan (Best XI of the Week) Super League musim ini dan menyabet gelar pemain terbaik bulan Maret lalu.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Hasil Super League: Persita Jegal PSIM Yogyakarta, Rayco Rodriguez Cetak Brace
Cetak Brace Perdana Bagi Persita, Rayco Rodriguez Jadi Pemain Terbaik Pekan ke-9 Super League
Persijap Jepara Lolos Degradasi Usai Kalahkan Persita, Ini Rahasianya
Jalani Laga Kandang Terakhir Musim Ini Malut United Siapkan Strategi Jitu Redam Persita