SportlinkNews - Persija Jakarta membuat gebrakan besar dalam menyongsong musim baru Super League 2026/27. Manajemen Macan Kemayoran resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai juru taktik anyar.
Prosesi perkenalan Tae-yong dilaksanakan di Jakarta International Stadium pada Senin (8/6). Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi klub, termasuk Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca.
Langkah manajemen ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang liar di ranah publik selama beberapa pekan terakhir. Kepastian penandatanganan kontrak Tae-yong, menjadi jawaban konkret atas rumor yang beredar tersebut.
Baca Juga: Media Vietnam Tuding 2 Keputusan Kontroversial Wasit Untungkan Timnas Indonesia
Kehadiran mantan arsitek Timnas Indonesia di Persija ini menorehkan sejarah baru. Berdasarkan data historis, Tae-yong menjadi pelatih pertama asal Negeri Ginseng yang menakhodai klub ibu kota.
Sebelumnya belum pernah ada pria asal Korea Selatan yang memimpin Persija sejak 1962. Sejarah panjang Macan Kemayoran lebih banyak diwarnai oleh kehadiran para peracik strategi dari daratan Eropa dan Amerika Latin.
Tercatat Persija sudah berulang kali menggunakan jasa ekspatriat untuk mengisi kursi kepelatihan. Negara-negara seperti Brasil, Spanyol, Jerman, Italia, Bulgaria, dan Moldova pernah menukangi klub kesayangan The Jakmania tersebut.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Badai Cedera Neymar Kejutkan Seluruh Brasil
Jika menilik ke belakang, nama Mauricio Souza asal Brasil merupakan salah satu pendahulu yang menorehkan catatan impresif. Ia memegang rekor sebagai pelatih asing Persija dengan rata-rata raihan poin per pertandingan paling banyak.
Tantangan besar kini berada di pundak Tae-yong untuk melampaui pencapaian para pendahulunya di kompetisi domestik. Manajemen menaruh harapan tinggi agar kedisiplinan khas Asia Timur yang dibawanya mampu mendongkrak performa tim.
Selain Mauricio Souza, beberapa nama pelatih asal Brasil lainnya seperti Sergio Farias, Edson Tavares, dan Stefano Cugurra "Teco" juga pernah singgah. Ada pula nama Paulo Camargo yang melengkapi dominasi juru taktik asal Negeri Samba di Persija.
Baca Juga: Yunani 0-1 Italia: Rekor Sempurna Baldini, Pio Esposito Kembali Mencetak Gol
Sementara itu, representasi dari daratan Eropa tercatat pernah diwakili oleh Carlos Pena dan Julio Banuelos yang sama-sama berasal dari Spanyol. Persija juga pernah mencicipi tangan dingin Thomas Doll dari Jerman serta Angelo Alessio yang berkebangsaan Italia.
Jejak kepelatihan Eropa Timur di Jakarta juga tidak boleh dikesampingkan dalam beberapa dekade terakhir. Nama-mana seperti Ivan Kolev dari Bulgaria, serta duo Moldova Arcan Iurie dan Sergei Dubrovin pernah menjadi bagian dari sejarah klub.
Artikel Terkait
Dua Musim di Persija, Carlos Eduardo Catat 15 Clean Sheet
Konsisten Bina Pemain Muda Bertalenta Persija Jaga Jalur Regenerasi
Persija Jakarta Resmi Kontrak Shin Tae-yong Tiga Musim
Janji Besar Shin Tae-yong untuk Persija Jakarta
Shin Tae-yong Pastikan Pemain Terbaik Super League Mariano Peralta Gabung Persija