Latih Persija, Shin Tae-yong Mau Reuni dengan Anak Asuhnya di Timnas Indonesia

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 10 Juni 2026 | 21:44 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Persija)
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Persija)

SportlinkNews - Dinamika bursa transfer sepak bola nasional kembali memanas setelah juru taktik baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, melemparkan sinyal perombakan skuad. Ia secara terbuka membidik sejumlah mantan anak asuhnya saat dirinya masih menakhodai Timnas Indonesia.

Rekam jejak kepemimpinan pria yang akrab disapa STY ini memang terbentang cukup panjang di level internasional sejak Desember 2019 hingga Desember 2024. Selama lima tahun masa baktinya tersebut, ia memegang kendali penuh atas regenerasi skuad Timnas Indonesia mulai dari kelompok umur U-20, U-23, hingga level Senior.

Langkah berani pelatih berkebangsaan asing itu terbukti sukses melahirkan fondasi kuat bagi generasi emas sepak bola tanah air saat ini. Kebijakan potong generasi yang diterapkannya kala itu berhasil mengorbitkan deretan talenta muda berbakat ke panggung tertinggi.

Baca Juga: Striker Jebolan Liverpool Divock Origi Resmi Gantung Sepatu

Nama-nama beken seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Pratama Arhan, Ricky Kambuaya, hingga Marselino Ferdinan tercatat mendapatkan kesempatan debut di Timnas Senior berkat kejeliannya. Kepercayaan besar yang diberikan sang mentor di masa lalu kini telah membentuk mereka menjadi pilar yang tidak tergantikan di skuad garuda.

Selain deretan bintang muda tersebut, nama bek sayap Asnawi Mangkualam Bahar dan penjaga gawang Nadeo Argawinata juga masuk dalam daftar pemain kepercayaan sang pelatih. Loyalitas serta pemahaman taktik yang baik membuat para pemain ini selalu menjadi pilihan utama dalam skema permainannya.

Saat ini, kekuatan lini belakang dan penyerangan Macan Kemayoran sebenarnya sudah dihuni oleh Rizky Ridho serta Witan Sulaeman yang lebih dulu bergabung. Kondisi tersebut memicu spekulasi besar di kalangan suporter mengenai potensi merapatnya gerbong eks punggawa Timnas lainnya ke ibu kota.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Protes Besar-besaran Menjelang Pertandingan Pembukaan Meksiko

"Pasti ada niat saya membawa pemain-pemain Timnas (Indonesia) sebelumnya, yang bersama saya juga," kata STY.

Kendati memiliki hasrat besar untuk bereuni, sang juru taktik sadar betul bahwa proses negosiasi di pasar transfer tidak akan berjalan instan. Manajemen klub dipastikan harus merogoh kocek dalam dan melewati proses birokrasi yang rumit demi mewujudkan ambisi tersebut.

Faktor utama yang menjadi ganjalan terbesar adalah status kepemilikan para pemain bidikan yang mayoritas masih menjadi aset berharga di klub luar negeri. Arhan, Asnawi, dan Marselino tercatat masih mengikat komitmen profesional jangka panjang dengan tim mereka masing-masing saat ini.

Baca Juga: WorldSBK Kembali ke Sirkuit Misano, Brembo Paparkan Data Pengereman yang Fantastis

Merujuk pada data valid dari laman Transfermarkt, durasi kontrak kerja Pratama Arhan bersama klub Thailand, Bangkok United, tercatat baru akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2027 mendatang. Sebuah situasi yang menuntut klausul tebusan cukup tinggi andai Persija ingin memboyongnya lebih cepat.

Kondisi yang jauh lebih rumit harus dihadapi demi mendaratkan Asnawi Mangkualam yang masih terikat kontrak sangat panjang hingga 30 Juni 2029 di Port FC. Sementara itu, Marselino Ferdinan juga sedang fokus menjalani masa peminjaman oleh Oxford United menuju klub Slovakia, AS Trencin.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Janji Besar Shin Tae-yong untuk Persija Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 | 16:53 WIB
X