Bagi Persik, kesempatan tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda pramusim. Ini merupakan kali kedua sepanjang sejarah klub mereka tampil dalam turnamen internasional. Sebelumnya, Persik pernah mengikuti JVC Cup Vietnam pada 2004 dan berhasil melangkah hingga semifinal.
Kini, pelatih Marcos Reina ingin membawa pengalaman tersebut berakhir dengan pencapaian yang lebih tinggi. Trofi internasional menjadi target yang ingin dipersembahkan kepada Persikmania dan masyarakat Kediri.
"Turnamen ini penting bagi Persik dan publik Kediri. Kami akan berusaha menang di dua pertandingan nanti dan membawa pulang trofi untuk warga Kota Kediri," ungkapnya.
Baca Juga: Fajar/Fikri Tak Cuma Waspadai Lawan, Adaptasi Jadi Kunci di Kejuaraan Dunia 2026
Meski memasang target tinggi, pelatih asal Spanyol itu tidak menutup mata terhadap kondisi timnya. Persik baru menjalani latihan sekitar dua pekan sehingga kebugaran pemain belum sepenuhnya berada pada level yang diharapkan.
Kondisi tersebut semakin menantang karena skuad Persik mengalami perubahan cukup besar. Sejumlah pemain lokal dan asing baru didatangkan sehingga proses membangun chemistry masih berlangsung.
"Fisik pemain belum 100 persen. Mereka mungkin belum bisa bermain konstan 90 menit. Tapi kami punya banyak pemain yang bisa bergiliran tampil," ujarnya.
Baca Juga: Mahindra Mulai Jalani Pengujian Formula E Gen4 Setelah Tertunda Dua Bulan
Justru keterbatasan kondisi itu ingin dimanfaatkan Marcos sebagai kesempatan untuk membaca kesiapan seluruh pemain. Turnamen di Malaysia menjadi panggung bagi pemain untuk mendapatkan menit bermain sekaligus merasakan atmosfer pertandingan internasional.
Bagi Marcos, pengalaman menghadapi tim dari negara berbeda juga dapat mempercepat proses adaptasi skuad yang baru terbentuk.
Sebelum terbang ke Malaysia, Persik lebih dulu menjalani pemusatan latihan di Solo. Meski belum maksimal, tetapi Marcos menilai ada perkembangan positif dari anak asuhnya.
Baca Juga: Cadillac Merekrut Kepala Tim F1 Baru Gantikan Graeme Lowdon
"Secara keseluruhan, pekan ini berjalan sangat baik. Aku senang dengan progress yang diperlihatkan para pemain. Mereka terus berkembang secara fisik dan taktik," tuturnya.
Persik tidak hanya mengandalkan latihan internal selama berada di Solo. Mereka juga menjalani latihan bersama PSIS Semarang dan Persita Tangerang untuk menguji penerapan skema permainan dalam situasi yang lebih kompetitif.
Marcos menilai agenda tersebut memberikan gambaran lebih jelas mengenai perkembangan tim. Para pemain juga mendapat kesempatan menghadapi lawan yang memiliki persiapan lebih awal.
Baca Juga: War Tiket Merdeka Run 2026, Ludes Hanya dalam Dua Jam!
"Kami senang dengan performa yang diperlihatkan para pemain. Berlatih bersama tim yang bagus dan memiliki persiapan satu pekan lebih awal dari kami. Jadi mereka berada di level yang berbeda. Kami bermain lebih baik, jadi itu hal sangat bagus," katanya.
Meski demikian, Persik masih memiliki pekerjaan rumah sebelum kompetisi resmi dimulai. Adaptasi pemain baru, peningkatan kebugaran, hingga pemahaman terhadap model permainan menjadi bagian yang terus dikejar tim pelatih.
Artikel Terkait
Bertahan di Persik Kediri, Marcos Reina akan Bangun Tim Baru yang Kompetitif di Super League 2026/27
Teruji, Persik Kediri Amankan Lima Pemainnya untuk Super League 2026/27
Persik Kediri Datangkan Lima Pemain Muda Bertalenta untuk Hadapi Super League 2026/27
Jalani Training Camp, Persik Kediri Siapkan Pemain Mudanya untuk Hadapi Super League 2026/27
Jalani Pemusatan Latihan, Marcos Reina Akui Persik Kediri Alami Peningkatan Signifikan