PSS Sleman Ditahan Persita, Pieter Huistra Puas Ketahanan Skuad

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 17 Agustus 2026 | 19:09 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra (@pssleman)
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra (@pssleman)

SportlinkNews - PSS Sleman terus menggembleng kesiapan fisik dan taktik skuadnya dalam menyongsong bergulirnya kompetisi musim 2026/27. Langkah tersebut diwujudkan melalui pertandingan uji coba menghadapi Persita Tangerang yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (15/8).

Laga uji tanding ini menjadi instrumen evaluasi yang sangat vital bagi jajaran pelatih di bawah komando Pieter Huistra. Fokus utama dalam laga tersebut diarahkan untuk mengukur tingkat ketahanan fisik serta kebugaran para pemain.

Skema pertandingan dirancang secara khusus dengan menggunakan format 2×45 menit yang kemudian ditambah durasi 30 menit. Melalui format tersebut, setiap pilar Super Elang Jawa mendapatkan alokasi waktu tampil hingga 60 menit di lapangan.

Baca Juga: Vietnam Tundukkan Malaysia 2-0, Juara Bertahan di Ambang Final ASEAN Championship 2026

Peningkatan durasi bermain ini tercatat lebih panjang apabila dibandingkan dengan uji tanding pertama saat menjamu Kendal Tornado FC. Penambahan waktu tampil ini ditujukan untuk melatih ketahanan fisik pemain secara bertahap.

Melawan Persita yang merupakan sesama kontestan Super League para pemain PSS mampu menjaga tempo permainan. Intensitas tinggi yang diperagakan di lapangan menjadi bukti adanya peningkatan daya saing tim secara keseluruhan.

"Dalam pertandingan uji coba ini, kami selalu menetapkan target tertentu. Hal terpenting adalah semua pemain bermain selama 60 menit. Di pertandingan sebelumnya mereka bermain 45 menit, dan sekarang mereka bermain 60 menit," kata Huistra.

Baca Juga: Garuda Pertiwi U-16 Tekuk Malaysia 3-0, Tiket Semifinal Srikandi Merdeka Cup di Tangan

Guna menjaga ritme kompetisi sekaligus memantau perkembangan individu, Huistra kembali membagi kedalaman skuad menjadi dua tim. Pembagian ini memberi kesempatan merata bagi seluruh pemain untuk menunjukkan kapasitas terbaik mereka.

Kedua tim yang diturunkan mampu menunjukkan performa yang kompetitif sepanjang laga uji coba berlangsung. Pengalaman berharga berhasil dipetik usai meladeni permainan ketat yang disajikan oleh tim lawan.

"Kami membagi pemain menjadi dua tim, dan senang melihat kedua tim tampil kompetitif serta bermain cukup baik mengingat ini baru pertandingan kedua. Jadi, menurut saya ini adalah minggu yang baik dengan segala latihan keras yang telah dijalani, dan lawan kali ini juga memberikan pengalaman yang bagus untuk merasakan atmosfer sepak bola Super League," ucapnya.

Baca Juga: Pramusim 2026/2027: Pekerjaan Rumah Persib, Igor Tolic Soroti Masalah Hadapi Low Block

Selain aspek fisik, kekompakan antara para pilar senior dan rekrutan anyar juga menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Kerja sama yang terjalin erat di lapangan mempermudah proses adaptasi para pemain baru.

"Sudah terlihat jelas bahwa para pemain lama mengambil peran sebagai pemimpin, melegakan mereka membantu pemain baru beradaptasi dengan cepat dan memiliki keberanian untuk memainkan sepak bola sesuai gaya kita, hal itu sangat bagus untuk dilihat. Senang juga melihat pemain baru berusaha beradaptasi dengan sangat cepat dan kondisi fisik mereka yang sudah semakin kuat," ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X