Secara hasil akhir, duel sengit antara PSS dan Persita tersebut berakhir dengan 1-1. Skuad Super Elang Jawa sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat tandukan Gustavo Tocantins pada menit ke-19 usai mengonversi umpan Riko Simanjuntak.
Baca Juga: Pol Espargaro: Bintang MotoGP Sekarang Bakal Kesulitan dengan Regulasi Tahun 2027
Kendati demikian, hasil akhir pertandingan tidak menjadi fokus perhatian utama bagi Huistra. Jajaran kepelatihan lebih menekankan pada pencapaian indikator fisik, taktik, dan mentalitas bertanding para pemain.
"Bagi saya, pertandingan ini bukan soal skor. Pertama-tama, mengenai kebugaran fisik para pemain dalam kondisi bagus. Kedua, agar mereka terbiasa dengan gameplan, terutama bagi pemain baru dan pemain muda," ucapnya.
"Dan yang ketiga adalah mentalitas. Jangan takut, harus berani, dan cobalah bermain sesuai dengan gaya yang kita inginkan. Mereka berhasil melakukannya kali ini, jadi itu sangat bagus," ia menambahkan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
PSS Sleman Kantongi Tiket Promosi Super League Usai Kandaskan PSIS Semarang
Pieter Huistra Kembali Dipercaya Melatih PSS Sleman Menghadapi Super League 2026/27
PSS Sleman Terus Perkuat Skuatnya, Para Pemain Asing Telah Bergabung
PSS Sleman Rilis Nama Pemain yang akan Menjalani Kompetisi Super League 2026/27
PSS Sleman Jalani Laga Pramusim, Pieter Huistra: Kami Membuat Banyak Kesalahan