SportlinkNews - Duel Bali United FC vs Madura FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu sore, 17 Mei 2025 akan menjadi momen spesial bagi sang pelatih, Stefano Cugurra.
Laga ini menjadi pertandingan terakhir bagi Stefano Cugurra yang akan mengakhiri kiprahnya bersama Serdadu Tridatu pada akhir musim.
Duel ini juga menjadi laga penting, khususnya bagi Madura United untuk lolos dari zona degradasi. Saat ini, Madura United berada di posisi ke-14 klasemen sementara dengan 33 poin.
Baca Juga: Skenario Juventus Amankan Tiket Liga Champions, Ini yang Dibutuhkan
Posisi yang belum sepenuhnya aman karena hanya terpaut satu hingga dua poin dari tim-tim di zona degradasi seperti Semen Padang FC dan PS Barito Putera.
“Madura United pasti ingin tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Jadi, mereka akan habis-habisan melawan kami,” kata pelatih Stefano Cugurra yang akrab disapa Teco.
Sedangkan Bali United kini bertengger di posisi ke-9 dan sudah tidak dalam perebutan gelar atau posisi empat besar.
Baca Juga: Madura United Dukung Penambahan Kuota Asing Liga 1 untuk Musim Depan
Namun, skuad tetap penuh semangat untuk menutup musim ini dengan hasil positif, terutama di hadapan para pendukungnya sendiri, Semeton Dewata.
“Kami kerja keras dalam latihan karena tahu pertandingan pasti sulit lawan Madura United. Mereka butuh poin untuk keluar jalur degradasi."
"Saya berharap suporter banyak datang untuk kasih motivasi karena pertandingan terakhir di kandang musim ini. Semoga kami bisa menang di rumah,” tutur Teco.
Baca Juga: Ajax Luncurkan Jersey Kandang 2025-2026, Rayakan 750 Tahun Kota Amsterdam
Kehadiran suporter pun menjadi hal yang sangat dinantikan. Selain sebagai dukungan, juga menjadi kesempatan terakhir bagi suporter menyampaikan salam perpisahan secara langsung kepada Teco.
Sementara pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera mematok target tinggi, yakni menundukkan skuad Serdadu Tridatu, walaupun tampil di depan publiknya sendiri.