SportlinkNews - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyatakan timnya siap tampil sebaik mungkin jika berhasil lolos ke kompetisi antarklub Asia.
Saat ini, Dewa United tengah berada dalam posisi yang menjanjikan untuk mengamankan peringkat kedua klasemen Liga 1 musim 2024-2025.
Dengan finis sebagai runner-up, Dewa United berpeluang tampil di AFC Challenge League, kompetisi kasta ketiga sepak bola Asia.
Baca Juga: Demi Dapatkan Poin, Ricky Nelson Janjikan Persija Bermain Agresif Melawan PSS Sleman di Maguwoharjo
Pada musim ini, Madura United yang menempati posisi runner-up musim lalu sempat mewakili Indonesia di ajang yang sama.
Namun, perjalanan mereka terhenti di semifinal setelah dikalahkan klub asal Kamboja, Svay Rieng.
Kekalahan Madura United tersebut berdampak besar pada perolehan koefisien AFC Indonesia.
Baca Juga: Riko Simanjuntak Tidak Ragu untuk Bawa PSS Sleman Mengalahkan Persija
Jika saja Madura berhasil melaju ke final atau bahkan juara, Indonesia berpotensi memperoleh satu tiket tambahan ke kompetisi antarklub Asia musim depan.
Namun, hasil negatif itu membuat Indonesia gagal melampaui Kamboja dalam ranking AFC dan tetap hanya mendapat satu jatah untuk AFC Champions League Two dan satu untuk AFC Challenge League.
Riekerink mengamati situasi tersebut dengan perhatian khusus.
Baca Juga: Tanpa Vico Duarte dan Kevin Gomes, PSS Sleman Janjikan Pertandingan Menarik Melawan Persija
Ia menyesalkan kekalahan Madura United, yang menyebabkan hilangnya potensi tambahan jatah klub Indonesia di kompetisi Asia.
"Ini bukan hanya soal Dewa United, tetapi tentang masa depan sepak bola Indonesia," ucap pelatih asal Belanda itu.