SportlinkNews - Pelatih Oxford United, Gary Rowett, menyampaikan kekhawatirannya jelang final Piala Presiden 2025 menghadapi Port FC.
Kekhawatiran tersebut bukan terkait lawan yang akan dihadapi, melainkan risiko cedera pemainnya yang meningkat selama turnamen pramusim ini.
Oxford United sebenarnya datang ke Indonesia untuk mematangkan persiapan pramusim mereka sebelum memulai kompetisi Championship Inggris 2025-2026 yang akan dimulai pada 8 Agustus mendatang.
Baca Juga: Potensi Grup Neraka Timnas Indonesia di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Namun, alih-alih hanya fokus pada pembentukan fisik dan taktik, mereka justru harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sejumlah pemain akibat cedera.
Kondisi paling mencolok menimpa striker andalan mereka sekaligus bintang timnas Indonesia, Ole Romeny.
Pemain berusia 25 tahun itu harus ditandu keluar lapangan saat laga melawan Arema FC setelah menerima tekel keras dari pemain lawan, Paulinho, di menit ke-11.
Baca Juga: Arsenal Resmi Boyong Christian Norgaard, Mikel Arteta: Dia Gelandang yang Kuat, Taktis dan Fleksibel
Usai pertandingan, Romeny mengunggah kondisi kakinya yang dibalut sepatu pelindung, memperlihatkan tingkat keparahan cedera yang dialaminya.
Insiden tersebut mencoreng sukses Oxford United yang berhasil melangkah ke final Piala Presiden 2025 dan akan menghadapi Port FC di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (13/7/2025).
Gary Rowett menyoroti kerasnya permainan di turnamen ini yang menurutnya berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang bagi pemainnya.
Baca Juga: Mohammed Kudus Dipinang Tottenham Hotspur, Siap Debut Melawan Tim Promosi Burnley
"Kami senang bisa ke final," ujar Rowett, dikutip dari Oxford Mail.
"Namun sebagai pelatih, ada saat-saat ketika Anda tak ingin bermain di pertandingan yang terlalu berisiko, terutama karena tekel-tekel keras yang datang terlambat."