SportlinkNews - Real Madrid tersingkir dari Piala Dunia Antarklub pada hari Kamis 10 Juli 2025 setelah dipermak PSG 4-0 di semifinal.
Kekalahan memalukan itu menjadi catatan buruk bagi Luka Modric yang memantik laga terakhirnya bersama Real Madrid.
Kontrak gelandang Kroasia ini akan berakhir setelah turnamen berakhir. Modric kini akan hengkang setelah 13 tahun gemilang di Santiago Bernabeu.
Baca Juga: PSG Singkirkan Real Madrid, Fans Barcelona Ucapkan Selamat ke Luis Enrique
Modric tentang 13 tahun kariernya sebagai pemain Real Madrid
Setelah pertandingan terakhirnya dengan seragam putih yang ikonik, Modric berbicara kepada media resmi Real Madrid untuk menyampaikan emosinya. Dilansir Sport, ia merenungkan masa-masanya di klub.
“Tahap yang tak terlupakan, gemilang, dan penuh kemenangan telah berakhir. Apa yang saya alami memberi saya lebih banyak kegembiraan. Mengenang semua yang telah saya capai di sini membuat saya sangat bahagia, meskipun sudah berakhir," kata Modric.
Ia merasa telah berkembang sebagai pemain dan pribadi. Real Madrid telah memberikan segalanya dalam hal sepak bola. Modric bersyukur seumur hidup. Ia menandaskan akan selalu menjadi seorang Madridista.
Baca Juga: Suporter Real Madrid Tuntut 2 Pemain Dijual Setelah Kekalahan Mengerikan dari PSG
“Ini merupakan perjalanan yang panjang, tetapi tak terlupakan. Saya telah berkembang pesat sebagai pemain dan pribadi. Saya punya rumah lain di luar rumah saya, karena Madrid dan Spanyol sudah seperti rumah kedua saya," pungkasnya.
"Saya sangat bahagia dan saya yakin seiring waktu saya akan lebih menyadari apa yang telah saya capai, karena saya butuh waktu untuk merangkum semua emosi dan semua yang telah saya capai di sini.”
Modric tentang menjadi pemain tersukses Real Madrid
Modric, yang akan bergabung dengan Milan paling cepat minggu depan, ditanya tentang perasaannya menjadi pemain Real Madrid tersukses dalam sejarah dalam hal trofi yang diraih.
Baca Juga: Cedera Parah Ditebas Pemain Arema, Ole Romeny Kecewa Absen di Final Piala Presiden 2025
“Mendengar angka-angka saya membuat saya bahagia dan bangga dengan apa yang telah saya capai. Menjadi pemain yang telah memenangkan gelar terbanyak di klub terbaik dalam sejarah sepak bola sungguh mengesankan."
Lebih lanjut diutarakan ada juga hal-hal lain, seperti kasih sayang dari orang-orang. Modrid selalu mengingatnya karena itu adalah sesuatu yang tidak dapat direnggut dari Anda.
Artikel Terkait
Tinju Bukan Tentang Kekerasan tapi Ini Alasan Disebut Sains Manis
Prediksi Chelsea vs PSG: Maresca Jawaban Badai Pemimpin yang Tenang
Kaus Nomor Punggung 10 Manchester United Milik Marcus Rashford Beralih ke Matheus Cunha
Kembali ke Boca Juniors, Paredes Ucapkan Selamat Tinggal kepada Roma
Vitinha dan Senny Mayulu Ungkap Kunci Sukses PSG Ke Final Piala Dunia Antarklub