Hal ini mengacu pada regulasi internasional yang berlaku secara universal.
Baca Juga: Pertajam Lini Serang, Bhayangkara Presisi Rekrut Penyerang Sayap Kroasia Stjepan Plazonja
"Sudah diperingatin FIFA, tidak ada di seluruh dunia ketua umum jadi komite wasit," ungkap Erick.
Menanggapi peringatan tersebut, Erick pun menunjuk Yoshimi Ogawa, perwakilan dari Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), sebagai Ketua Komite Wasit PSSI.
Ogawa sebelumnya sudah terlibat dalam kerja sama teknis antara JFA dan PSSI sejak 2023, dan mulai fokus penuh bekerja untuk PSSI sejak 2024.
Baca Juga: Jordi Amat Bersiap Hadapi Kerasnya Kompetisi Super League 2025/26Baca Juga: Jordi Amat Bersiap Hadapi Kerasnya Kompetisi Super League 2025/26
Di tahun tersebut, Ogawa menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Wasit sebelum kini dipercaya sebagai ketua definitif.
Meski tak lagi menjabat langsung, Erick menyatakan bahwa dirinya tetap akan mendampingi Ogawa, terutama dalam masa transisi ini.
Ia menyadari bahwa Ogawa sebagai orang asing perlu adaptasi dengan kompleksitas dunia sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Hijrah dari Besiktas: Ciro Immobile Kembali ke Italia, Bologna Jadi Pilihan
"Nah, Ogawa kalau tahun pertama jadi komite wasit bisa stres, karena belum tahu landscape sepak bola Indonesia. Makanya saya dampingi," jelas Erick.
Langkah ini diambil untuk memastikan Ogawa bisa bekerja dengan optimal tanpa tekanan atau intervensi yang bisa menghambat pembenahan wasit Indonesia.
Erick menegaskan bahwa reformasi perwasitan masih menjadi prioritasnya dalam memimpin PSSI.