SportlinkNews - Dewa United mengawali perjalanan di Super League 2025-2026 dengan hasil mengecewakan.
Klub berjuluk Banten Warriors itu menelan dua kekalahan beruntun pada laga perdana sebelum menjalani tugas besar mewakili Indonesia di level Asia.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik akan terulangnya pengalaman pahit Madura United musim lalu.
Baca Juga: Jay Idzes Masih Dikandangin Pelatih Sassuolo Fabio Grosso di Laga Pembuka Coppa Italia 2025
Pada Liga 1 2024-2025, Laskar Sapeh Kerrab tampil di ajang AFC Challenge League ketika performa domestik mereka tengah terpuruk.
Musim itu, Madura United harus bersusah payah bertahan di papan bawah dan finis di peringkat ke-15, hanya dua poin dari zona degradasi.
Meski tampil buruk di liga domestik, Madura United justru mampu menembus babak semifinal Liga Challenge Asia sebelum dihentikan oleh klub Kamboja, Svay Rieng.
Baca Juga: Penghormatan untuk Diogo Jota dan Andre Silva di Laga Liverpool vs Bournemouth
Pengalaman tersebut seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi wakil Indonesia berikutnya.
Kini, giliran Dewa United yang mengemban misi serupa.
Berstatus runner-up Liga 1 musim lalu, Banten Warriors seharusnya memiliki modal lebih baik dibanding Madura United.
Baca Juga: Kemenangan Menghampiri Genoa, Sassuolo, Lecce, dan Empoli di Babak Pertama Coppa Italia
Tidak seperti Laskar Sapeh Kerrab yang sempat melakukan perombakan besar-besaran, Dewa United tetap mempertahankan sebagian besar kerangka tim utama.
Bahkan, manajemen juga menambah amunisi dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang.