Kiromal Katibin Puncaki Peringkat Dunia IFSC Nomor Speed Putra

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 23:17 WIB
Para peraih medali di IFSC Climbing World Cup 2025 seri Denver, Minggu, 1 Juni 2025. Atlet Indonesia, Kiromal Katibin sukses raih medali emas.
Para peraih medali di IFSC Climbing World Cup 2025 seri Denver, Minggu, 1 Juni 2025. Atlet Indonesia, Kiromal Katibin sukses raih medali emas.

SportlinkNews - Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, resmi menempati peringkat satu dunia nomor speed putra International Federation of Sport Climbing (IFSC) pada Agustus 2025.

Pencapaian ini diraih usai mengumpulkan total 4.255 poin, unggul 571 poin atas peringkat kedua, Samuel Watson dari Amerika Serikat, yang mengoleksi 3.684 poin.

Prestasi ini menjadi sejarah baru dalam karier Kiromal. Di mana peringkatnya mengalami lonjakan cukup pesat setelah tahun lalu hanya bertengger di posisi 8 Besar dunia. 

Baca Juga: Viktor Gyokeres Diragukan Bersinar di Arsenal, Eks Rekan Setim Ungkap Alasannya

Sebelumnya, capaian terbaiknya di rangking dunia IFSC adalah peringkat dua dunia pada 2021 dan 2022 di bawah rekan senegaranya, Veddriq Leonardo.

Kini, ia berhasil melampaui torehan tersebut, sekaligus menggeser pemegang rekor waktu tercepat Olimpiade Paris 2024 tersebut.

Poin yang diraih Kiromal merupakan hasil konsistensi penampilan di berbagai ajang internasional tahun ini.

Ia meraih emas di Piala Dunia IFSC Denver (2 Juni 2025), perak di Piala Dunia Krakow, perunggu di Piala Dunia Wujiang dan Piala Dunia Bali, serta finis kesembilan di Piala Dunia Chamonix.

Baca Juga: Catatan Penting Duel Persita vs Persebaya di Pekan Kedua Super League 2025/26

Selain prestasi peringkat dunia, Kiromal dikenal sebagai pemecah rekor dunia. Sejak Mei 2021 hingga Juli 2022, tercatat pemanjat asal Batang, Indonesia ini, telah enam kali memecahkan rekor dunia speed putra. 

Rekor pertamanya terjadi di Piala Dunia Salt Lake City 2021 dengan waktu 5,25 detik, mematahkan catatan atlet Iran, Reza Alipour.

Setelah itu, ia terus mempertajam catatannya, termasuk memecahkan rekor milik Veddriq Leonardo, hingga menorehkan waktu 5,00 detik di Piala Dunia Chamonix 2022.

Di sisi lain, rekan setimnya, Veddriq Leonardo, mengalami penurunan peringkat ke posisi 12 dunia dengan 1.640 poin.

Baca Juga: Persib Hadapi Tim Asia Tenggara di ACL Two, Adhitia: Jarak Jadi Keuntungan

Setelah meraih emas Olimpiade Paris 2024, ia memang baru mengikuti empat seri IFSC World Cup di tahun ini sehingga tidak banyak tambahan poin yang diraihnya. 

Pemanjat putra Indonesia lainnya, Raharjati Nursamsa juga menunjukkan perkembangan positif dengan berada di peringkat delapan dunia melalui raihan 2.310 poin.

Ia mengalami lonjakan poin setelah sukses menjuarai seri IFSC Climbing World Cup Kraków 2025 yang digelar di Polandia, Juli lalu.

Baca Juga: MotoGP Hadirkan Balapan Baru: Harley-Davidson Bagger World Cup Siap Digelar Tahun Depan

Di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi masih menjadi pemanjat putri Indonesia terbaik saat ini.

Ia masuk ke jajaran Top 5 dunia, bersama pemanjat China, Yafei Zhou (3.885 poin), Aleksandra Miroslaw dari Polandia (3.185), Emma Hunt asal Amerika Serikat (3.105), dan Natalia Kalucka juga dari Polandia (3020).

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: ifsc climbing org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X