SportlinkNews - Persib Bandung masih belum menemukan performa terbaiknya di awal musim Super League 2025-2026.
Meski membuka kompetisi dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang, langkah Maung Bandung terhenti ketika bertandang ke markas Persijap Jepara.
Dalam laga tandang tersebut, Persib takluk 1-2 dari tuan rumah.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2025: Malaysia Andalkan Sektor Ganda Putra untuk Raih Prestasi
Hasil ini membuat skuat asuhan Bojan Hodak menjadi sorotan, terutama karena mereka datang dengan status juara bertahan.
Situasi semakin sulit ketika Persib kembali gagal meraih kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta.
Pertandingan di Yogyakarta berakhir imbang setelah dua peluang penalti yang diperoleh Persib tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Bojan Hodak Soroti Finishing Persib Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
Kondisi ini jelas menjadi catatan serius bagi tim yang tengah berusaha mempertahankan dominasi di kompetisi.
Dari tiga pertandingan awal, Persib baru mengoleksi empat poin dan untuk sementara berada di peringkat ketujuh klasemen.
Situasi ini dinilai kurang ideal bagi tim yang berstatus juara dua musim terakhir.
Baca Juga: Imbang Lawan Malut United, Persija Siapkan Perbaikan untuk Laga Berikutnya
Fenomena start lambat bukan kali pertama dialami Persib.
Dalam dua musim terakhir, tim asal Bandung itu juga kesulitan tampil konsisten di lima laga awal.