SportlinkNews - Kompetisi Liga Putri Indonesia dipastikan mulai bergulir pada 2026. Tahun pertama ini merupakan langkah awal dalam membangun fondasi baru sepak bola putri nasional.
Sebanyak enam klub dipastikan ambil bagian pada edisi perdana yang berstatus uji coba ini, yakni Persita Tangerang, Persija Jakarta, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan Dewa United.
Kepastian tersebut mengemuka setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menggelar pertemuan dengan pengurus I.League serta para pemilik klub peserta Liga Putri 2026, Selasa, 7 Juli 2026, di Jakarta.
Baca Juga: Putri Indonesia Akhiri AVC Cup U-18 2026 di Posisi Tujuh
Dalam pertemuan itu, Erick menegaskan bahwa kompetisi putri tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi pondasi pembinaan jangka panjang bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.
Menurutnya, penyelenggaraan Liga Putri harus berjalan beriringan dengan agenda Timnas Putri Indonesia agar proses pembinaan di level klub dan kebutuhan tim nasional dapat saling mendukung.
"Liga Putri akan menjadi fondasi kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Jadwal kompetisi harus selaras dengan agenda Timnas Putri agar pembinaan dan prestasi berjalan beriringan," tulis Erick dalam media sosial resminya.
Baca Juga: Desak Made Resmi Jadi Ranking 1 Dunia Speed Putri
Selain aspek pembinaan, Erick memberi perhatian besar terhadap integritas kompetisi. Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi praktik pengaturan skor maupun segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan sepak bola putri.
"Kita harus menjaga integritas kompetisi. Tidak ada ruang untuk match fixing dan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk sexual harassment," tegasnya.
"Kita harus melindungi pemain putri kita dan memastikan Liga Putri menjadi tempat yang aman, profesional, dan berintegritas."
Baca Juga: Rodri Minta Maaf Usai Provokasi Bernardo Silva pada Laga Portugal vs Spanyol
Erick berharap Liga Putri mampu menjadi wadah lahirnya talenta-talenta baru sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan.
Menariknya, enam klub peserta musim perdana tidak diikuti sejumlah tim yang sebelumnya cukup aktif mengembangkan sepak bola putri, seperti Persib Bandung, Arema FC, maupun Persijap Jepara.
Liga Putri 2026 akan menjadi kompetisi pramusim sebagai tahap persiapan sebelum penyelenggaraan kompetisi penuh yang dijadwalkan mulai bergulir pada 2027.
Baca Juga: Persib dan Persija Dominasi Long List Timnas Indonesia ASEAN Championship 2026
PSSI berharap fase awal ini menjadi momentum membangun ekosistem kompetisi yang sehat, profesional, dan mampu mendorong prestasi sepak bola putri Indonesia di level internasional.
Artikel Terkait
PSSI Evaluasi Performa Timnas Putri, Liga Putri Indonesia Ditargetkan Mulai 2027
6 Tahun Vakum, Menpora Minta Liga Putri Digelar dengan Format Praktis
PSSI Bangun Fondasi Liga Putri Lewat Pramusim Empat Klub di 2026
Liga Putri Segera Digelar Lagi, Ferry Paulus Pastikan Bergulir 2026
PSSI Percepat Pengembangan Sepak Bola Putri, Siapkan Liga Putri Uji Coba