Jika hal ini diterapkan, maka Piala Presiden 2026 bisa menjadi pengganti turnamen sejenis Piala Indonesia yang terakhir kali digelar pada musim 2018-2019, di mana PSM Makassar keluar sebagai juara setelah menaklukkan Persija Jakarta dengan agregat 2-1.
Sejak saat itu, Piala Indonesia tidak lagi berlanjut. Sebagai gantinya, PSSI kerap mengadakan turnamen pramusim seperti Piala Menpora dan Piala Presiden.
Namun, format pramusim tersebut sering kali menuai kritik karena dianggap kurang memiliki nilai kompetitif yang berkelanjutan.
Dengan wacana baru ini, publik sepak bola Tanah Air kembali menaruh harapan pada hadirnya turnamen bergengsi yang memberi ruang lebih luas bagi klub dari berbagai lapisan kompetisi.
Baca Juga: Jalani Latihan Perdana Andrew Jung Baru Ngeh Kalau Persib Klub Besar di Indonesia
Meski demikian, PSSI belum merinci format lengkap, jumlah peserta, serta jadwal pelaksanaan resmi.
Selain membahas Piala Presiden, Erick Thohir juga menyinggung rencana pembenahan struktur liga di Indonesia.
Menurutnya, Liga 3 nantinya akan digelar di tingkat provinsi dan memperebutkan Piala Gubernur.
Sementara itu, Liga 4 akan dilaksanakan di level kabupaten/kota dengan memperebutkan Piala Bupati atau Wali Kota.
“Di level Provinsi nantinya akan digelar Liga 3 yang akan memperebutkan Piala Gubernur."
"Sedangkan Liga 4 nantinya diselenggarakan di level Kabupaten atau Kota untuk memperebutkan Piala Bupati atau Walikota,” kata Erick.
Namun, hingga kini belum ada keterangan terkait kelanjutan kompetisi sepak bola putri yang sudah vakum sejak 2019.
Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI dalam melengkapi ekosistem kompetisi sepak bola nasional.