SportlinkNews - Pada musim kompetisi 2024/25, Malut United FC yang tampil sebagai tim promosi di Liga 1 memberikan kejutan dan membuat banyak orang kagum.
Meski pada putaran pertama Malut United sempat terseok-seok, namun justru di putaran kedua tim asal Ternate Maluku Utara ini tampil gemilang dan bahkan finis di peringkat ketiga klasemen akhir Liga 1.
Pada musim ini, PSIM Yogyakarta memulai petualangannya sebagai tim promosi di Super League 2025/26. Sama seperti Malut United, tim inipun tampil mengejutkan dalam tujuh penampilannya di putaran pertama.
Baca Juga: Dalberto Masih Jadi Pencetak Gol Terbanyak Hingga Pekan Ketujuh Super League 2025/26
PSIM Yogyakarta, yang sempat diragukan bisa bersaing di papan atas, kini menjelma menjadi tim yang paling menyita perhatian.
Hingga pekan ke-7, Laskar Mataram sudah mengoleksi 12 poin dari tujuh laga, hasil dari tiga kemenangan, tiga imbang, dan sekali merasakan kekalahan.
Catatan ini menempatkan mereka di posisi dua klasemen sementara, sejajar dengan tim-tim papan atas favorit juara.
Baca Juga: Valentino Rossi Jadi Tamu Istimewa Menpora Erick Thohir
Performa PSIM kian menarik karena diraih dengan cara yang meyakinkan. Mereka menahan imbang Persib Bandung dan Arema FC dengan skor 1-1.
Lalu mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, serta mencuri kemenangan dramatis 3-1 atas Bali United FC.
Fakta menarik lain, PSIM menjadi satu dari sedikit tim yang belum terkalahkan di laga tandang sejauh ini.
Baca Juga: Bangkit dari Keterpurukan, Marc Marquez Torehkan Prestasi Legenda Olahraga Dunia
Di balik catatan tersebut, ada kombinasi faktor teknis, taktis, hingga atmosfer di luar lapangan yang saling menopang.
Kebangkitan PSIM musim ini tidak bisa dilepaskan dari tiga faktor utama: strategi pelatih yang matang, kontribusi skuat muda penuh energi, serta dukungan fanatisme suporter.