“Soal pertandingan, kami datang ke sini sudah siap. Kami menjalani latihan selama sepekan dengan banyak detail skema untuk mencetak gol,” kata Gustavo Almeida usai laga.
“Banyak orang, ketika menganalisis pertandingan sepak bola, hanya melihat hasil akhirnya."
"Namun dalam dua pertandingan terakhir yang gagal kami menangkan, secara statistik kami lebih unggul,” tuturnya lagi.
Striker berusia 29 tahun itu juga menekankan bahwa kemenangan atas Persebaya merupakan hasil kerja keras antara pelatih dan para pemain.
“Kami bekerja sangat keras. Pelatih menuntut banyak hal untuk memastikan persiapan menuju pertandingan penting ini berjalan dengan baik. Hasilnya adalah apa yang kita lihat di lapangan hari ini,” ucap Gustavo.
Sedangkan Allano Lima dinobatkan menjadi Man of The Match (MoTM) dalam laga tersebut. Allano dipercaya tampil sepanjang 90 menit.
Baca Juga: PON Bela Diri 2025: Kelvin Saweri, Ubah Cemas Jadi Medali Emas
Ia tampil apik dalam mengkreasi serangan, menusuk pertahanan lawan, mendistribusikan bola, dan menjaga tempo permainan. Allano sukses menjadi algojo penalti di menit ke-73.
“Saya berterima kasih kepada Tuhan, lalu kepada rekan-rekan satu tim. Ini adalah kemenangan yang sangat penting. Kami tahu bahwa bermain di sini, di luar kandang, tidak akan mudah,” kata Allano.
Allano memuji kinerja tim pelatih di bawah komando Mauricio Souza. “Kami tahu kami memiliki pelatih yang sangat bagus, yang banyak mengajarkan kami."
Baca Juga: Atletico Madrid Ajukan Gugatan Resmi terhadap Arsenal Setelah Dibiarkan Mandi Air Dingin di Emirates
"Saya benar-benar ingin memainkan pertandingan yang hebat, apalagi kami datang dari dua hasil negatif sebelumnya,” ucap pemain berusia 30 tahun itu.
Penghargaan MoTM di laga ini menjadi yang ketiga bagi Allano. Sebelumnya, ia juga terpilih sebagai MoTM di laga kontra Persita dan Dewa United FC.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN) https://www.whatsapp.com/channel/0029VbBJsmeAojYz8ew65V0a