SportlinkNews - Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, membagikan kisah menarik di balik kemenangan dramatis timnya atas Selangor FC pada ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Petaling Jaya, Malaysia, Kamis (6/11/2025), Persib sempat tertinggal dua gol di babak pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Pertandingan tersebut menjadi sorotan publik, terutama karena mental juang luar biasa yang ditunjukkan para pemain Maung Bandung.
Baca Juga: Sassuolo Bungkam Atalanta 3-0, Jay Idzes Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang
Tertinggal 0-2 di paruh pertama, Persib berhasil bangkit di babak kedua berkat gol-gol yang dicetak oleh Marc Klok, David da Silva, dan Adam Alis, yang memastikan kemenangan pada masa injury time.
Kemenangan ini bukan hanya memperkuat posisi Persib di puncak klasemen Grup G, tetapi juga menunjukkan karakter tangguh para pemain di bawah asuhan Bojan Hodak.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Teja Paku Alam mengungkapkan rahasia di balik kebangkitan Persib.
Baca Juga: Garuda Muda Siap Tempur Kontra Honduras U-17, Nova: Lolos Bukan Satu-Satunya Tujuan
Ia bercerita bahwa saat jeda babak pertama, pelatih Bojan Hodak memberikan pesan tegas yang membangkitkan semangat seluruh pemain.
“Coach bicara pada kami, ‘tidak apa-apa kalah, tetapi jangan bikin malu,’” ujar Teja dikutip dari laman resmi klub, Senin (10/11/2025).
Menurut Teja, kalimat sederhana itu menjadi pemicu kebangkitan tim.
Baca Juga: Realistis, Indonesia Hanya Targetkan 120 Emas di ASEAN Para Games 2025
Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang dikenal disiplin dan lugas, menegaskan bahwa kekalahan tidak masalah selama para pemain menunjukkan kerja keras dan rasa tanggung jawab di lapangan.
Pesan tersebut langsung membakar semangat Marc Klok dan rekan-rekan setimnya untuk tampil lebih agresif pada babak kedua.