liga-indonesia

Macan Kemayoran Tanpa Rumah, Gustavo: Ini Masalah Besar untuk Kami

Kamis, 12 Februari 2026 | 23:18 WIB
Pemain Persija Gustavo Almeida. (I.League)

SportlinkNews - Persija Jakarta kembali dihadapkan pada situasi yang tak ideal. Macan Kemayoran tercatat sudah tiga kali tak bisa memainkan laga kandang di Jakarta.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar, bukan hanya bagi tim di lapangan, tetapi juga manajemen di belakang layar.

Penyerang Persija, Gustavo Almeida saat ditemui di Pelita Jaya Arena, Jakarta, 12 Februari 2026, mengakui situasi tersebut berdampak bagi tim.

Baca Juga: Indonesia Sementara Amankan 12 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026

Namun ia menilai beban lebih berat justru dirasakan staf dan ofisial yang harus mencari stadion alternatif agar tim tetap bisa tampil dengan dukungan maksimal suporter.

"Iya, ini masalah bagi kami. Tapi ini lebih berat untuk orang-orang di belakang yang harus mencari stadion yang bagus untuk kami dan suporter. Itu sangat penting," ujar Gustavo.

Meski demikian, pemain asal Brasil itu meminta The Jakmania tetap memberi dukungan penuh.

Baca Juga: Brad Binder Berharap KTM Bisa Bangkit dan Lebih Cepat di Tes Buriram

Ia menyoroti dinamika sepak bola yang kerap berubah cepat. Ketika tim menang, situasi terasa biasa. Namun satu kekalahan saja bisa memunculkan kritik tajam dari luar.

Menurut Gustavo, tim harus tetap fokus dan berjuang hingga akhir musim. Ia berharap energi dari tribune tetap mengalir ke lapangan demi menjaga peluang mencapai target musim ini.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Kepemudaan dan Olahraga, Diky Soemarno, menyebut belum ada keputusan final terkait stadion untuk laga kandang berikutnya. Komunikasi masih berjalan dan sejumlah opsi tengah dibahas.

Baca Juga: BWF Siapkan Sistem Skoring Baru 3x15, Minta Persetujuan di Rapat Umum Tahunan

Peninjauan ke Jakarta International Stadium (JIS) telah dilakukan bersama panitia pelaksana. Diky menyebut ada progres positif dan optimisme stadion dapat digunakan, meski keputusan resmi belum diumumkan.

"Kami sudah meninjau JIS dan ada progres yang cukup baik. Namun, kami masih menunggu keputusan panitia pelaksana," ujarnya.

Di tengah persoalan kandang, evaluasi performa tim juga menjadi sorotan. Kekalahan terakhir melawan Arema FC di stadion yang dipenuhi sekitar 56 ribu penonton dinilai mengecewakan.

Baca Juga: Skuat PSIM Fokus Pemulihan Fisik Jelang Duel Melawan Persik Kediri, Jop van der Avert Siap Jalani Debut

Kandang yang seharusnya menjadi benteng justru gagal dimaksimalkan setelah tim kebobolan lewat dua serangan balik lawan.

"Suporter berharap ada perbaikan signifikan, termasuk memaksimalkan peran pemain baru yang belum mendapat menit bermain konsisten," tutur Diky.

"Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat dan catatan kekalahan yang bertambah, Persija dituntut segera bangkit," tambahnya.

Baca Juga: PSSI Tegaskan Timnas Indonesia U-23 Siap Ikut Asian Games 2026

Tanpa kepastian kandang dan dengan tekanan hasil yang meningkat, Macan Kemayoran kini menghadapi ujian sesungguhnya, menjaga asa juara di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.

Tags

Terkini