SportlinkNews - Bek kiri PERSIB Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26 di Stadion Internasional Banten, Senin, 10 April.
Meski tertinggal dua gol, Maung Bandung tetap mampu bangkit dan mengamankan hasil imbang 2-2.
PERSIB sempat berada dalam tekanan setelah kebobolan melalui gol Alex Martins Ferreira pada menit ke-24 dan Ricky Kambuaya pada menit ke-61.
Baca Juga: Belum Nyaman dengan Motor Baru, Alex Marquez Berjuang Cari Setelan Terbaik
Namun, respons cepat ditunjukkan tim tamu lewat penalti Thom Haye di menit ke-77, sebelum sundulan Andrew Jung pada menit ke-86 memastikan skor kembali imbang.
Reijnders menyebut, kebangkitan tersebut tak lepas dari perubahan pendekatan permainan setelah awal laga yang kurang meyakinkan. Ia juga sejalan dengan evaluasi pelatih Bojan Hodak terkait performa tim.
"Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, tapi setelah itu bisa berkembang dan akhirnya menyamakan skor. Saya sepakat dengan pelatih," tuturnya usai pertandingan.
Baca Juga: Kunci Kemenangan Manchester City Versus Arsenal
Pemain bernomor punggung 2 itu menegaskan, mental bertanding menjadi kunci saat tim berada dalam situasi tertinggal. Ia memastikan seluruh pemain tetap berjuang hingga akhir laga.
Hasil ini membuat PERSIB tetap berada di jalur persaingan, dengan enam pertandingan tersisa di musim ini.
Dalam waktu dekat, mereka akan kembali tampil di kandang dengan menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat, 24 April 2026.
Baca Juga: Tumbangkan Arsenal, Erling Haaland Larang Manchester City Terlena
"Kami terus berjuang untuk bangkit. Hal positifnya, kami masih berada di jalur dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya," kata Reijnders.