SportlinkNews - Persib Bandung, saat ini berada di ambang mencetak sejarah emas hattrick juara kasta tertinggi kompetisi sepak bola tanah air, Super League. Harapan besar tersebut terbuka sangat lebar setelah Maung Bandung sukses mencuri tiga poin penuh di markas PSM Makassar pada Minggu (17/5).
Skenario untuk mengunci takhta tertinggi musim ini terbilang cukup mudah bagi Persib yang sedang berada di atas angin. Skuad asuhan Bojan Hodak tersebut kini tercatat hanya membutuhkan hasil imbang pada pertandingan pemungkas saat bersua Persijap Jepara, Sabtu (23/5).
Skenario manis tersebut diyakini berjalan mulus dan tanpa hambatan. Peluang emas tersebut terbuka sangat lebar mengingat bentrokan krusial antara Persib melawan Persijap dijadwalkan digulirkan di hadapan publik sendiri, yakni di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Baca Juga: Witan Sulaeman Kembali Dipanggil Timnas untuk Ajang AFF 2026
Akan tetapi, di balik gemilangnya prestasi di atas lapangan hijau, manajemen Persib justru harus menghadapi kabar kurang sedap dari luar lapangan. Pihak manajemen klub dipastikan harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah demi melunasi akumulasi denda akibat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Komdis PSSI baru saja merilis rincian hasil sidang penegakan regulasi yang dilakukan secara maraton. Hasil sidang pada 4, 5, dan 7 Mei menghasilkan sejumlah putusan tegas, yang mana enam di antaranya merupakan hukuman berat untuk Persib.
Berdasarkan surat keputusan yang diterbitkan, pelanggaran pertama yang tercatat bersumber dari kehadiran penonton di laga tandang. Pelanggaran ini terjadi akibat kehadiran kelompok suporter Bobotoh pada pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persib pada 30 April lalu di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
Baca Juga: Penantian Panjang Made Tito Pecah di Laga Kontra Bhayangkara FC
Kehadiran para pendukung setia Persib di luar kandang tersebut dinilai telah mencederai regulasi resmi yang sedang berjalan. Musim ini PSSI belum mencabut larangan suporter untuk tandang.
Imbas dari ketidakpatuhan terhadap regulasi pembatasan penonton tersebut langsung berdampak pada sanksi finansial bagi manajemen. Pelanggaran perdana terkait kedatangan suporter tamu ini secara resmi berbuah hukuman denda sebesar Rp25 juta yang harus segera dibayarkan.
Masih bersumber dari rangkaian pertandingan ketat kontra Bhayangkara FC di Lampung, tim tamu kembali kedapatan melakukan pelanggaran disiplin lainnya. Pihak pengawas pertandingan melaporkan adanya gangguan keamanan yang dipicu oleh tindakan tidak tertib dari oknum pendukung di dalam area stadion.
Baca Juga: Putaran 2 Kejurnas Drag Race 2026 Digelar di Makassar, 326 Starter Siap Adu Cepat
Dalam laporan resmi itu, Persib juga didenda Rp60 juta karena terdapat dua Bobotoh dari Tribune Utara dan Tribune Selatan yang nekat memasuki area lapangan pertandingan. Tindakan menerobos barikade keamanan ini memperparah catatan disiplin klub di mata komite penegak hukum federasi.
Aksi tidak tertib di markas Bhayangkara FC tersebut menjadi pemicu utama melonjaknya grafik hukuman yang diterima Persib. Jika ditotal, Persib didenda Rp455 juta yang berasal dari enam pelanggaran akumulatif sepanjang periode tersebut.