Van Gastel berujar, “Saya pikir liga ini sangat kompetitif, dan saya sangat menikmati pertandingan, khususnya saat dihadiri oleh para suporter."
"Contohnya pada pertandingan kandang terakhir musim ini, kami dapat mengakhiri musim secara positif dengan kemenangan di kandang.”
Ia juga mencontohkan beberapa pertandingan yang menurutnya sangat menarik dengan dihadiri puluhan ribu suporter.
Baca Juga: Catat Nih, Nomor Punggung Para Pemain Barcelona di Piala Dunia FIFA 2026
“Pertandingan di Jakarta dan di Bandung yang dihadiri banyak penonton, menurut saya, itulah esensi dari sepak bola: bermain untuk suporter yang datang dalam jumlah besar,” ucapnya.
Meski demikian, juru taktik asal Belanda tersebut cukup menyayangkan karena beberapa laga di Indonesia tidak dihadiri oleh suporter ataupun penonton.
“Namun sayangnya, di liga ini banyak pertandingan yang dimainkan tanpa penonton."
Baca Juga: Tampil Prima, Ini Lima Pemain dengan Menit Bermain Terbanyak di Persib
"Saya pikir hal itu sangat disayangkan karena, seperti yang saya katakan, kami bermain untuk suporter,” jelas Van Gastel.
Selain sepak bola, Van Gastel mengungkapkan bahwa banyak warna baru di kehidupan pribadinya selama setahun terakhir.
Ia mengaku banyak mempelajari budaya baru, khususnya di Yogyakarta.
“Secara keseluruhan, saya sangat senang bisa datang ke sini karena ini memberikan warna baru dalam hidup saya, tidak hanya dari segi sepak bola, tetapi juga kehidupan pribadi,” tuturnya.
Dirinya menambahkan, “Saya bertemu dengan orang-orang baru dan tinggal di dalam budaya yang berbeda. Bagi saya, ini adalah sebuah kekayaan.”
Faktor manajerial juga turut mendasari tekadnya untuk terus bersama Laskar Mataram untuk musim selanjutnya.