liga-indonesia

Persib Bandung Tak Pasang Target di Piala Presiden 2026

Kamis, 9 Juli 2026 | 21:08 WIB
Igor Tolic bekali pemainnya dengan latihan mandiri selama libur kompetisi. (Persib/Nando)

SportlinkNews - Persib Bandung memutuskan untuk tidak menetapkan target tinggi di Piala Presiden 2026. Maung Bandung memilih memfungsikan ajang tersebut sebagai sarana uji coba demi memulihkan kebugaran fisik seluruh anggota skuad.

Di Piala Presiden 2026, Persib ditunjuk menjadi tuan rumah babak penyisihan Grup A bersama Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers. Seluruh pertandingan grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Soreang, Bandung.

Perjuangan Persib di Piala Presiden 2026 dimulai dengan menghadapi Arema FC pada 25 Juli mendatang. Kendati bertindak sebagai tuan rumah, pelatih Igor Tolic menegaskan tidak akan menginstruksikan para pemainnya untuk tampil meledak-ledak.

Baca Juga: Ruben Amorim Mengaku Banyak Membuat Kesalahan Selama Memimpin di Manchester United

"Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain," kata Igor, dikutip dari laman klub.

Langkah hemat energi ini dinilai sangat realistis mengingat Persib dihadapkan pada kalender kompetisi yang sangat padat. Skuad Pangeran Biru dijadwalkan berpartisipasi pada empat ajang sekaligus, mulai dari kompetisi domestik hingga kejuaraan antarklub level Asia.

Tolic memprioritaskan kesiapan anak asuhnya untuk menghadapi Super League 2026/27 yang jauh lebih menguras tenaga. Fokus kepelatihan saat ini diformulasikan agar para penggawa Maung Bandung berada dalam puncak performa saat liga resmi bergulir.

Baca Juga: Operasi Kelar, Jordan Henderson Siap Kembali Lawan Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

"Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya. Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September," ujarnya.

Tantangan taktis pelatih asal Kroasia tersebut dipastikan bertambah berat menyusul pengosongan skuad akibat agenda pemanggilan negara. Sebanyak 11 pilar utama Persib saat ini harus meninggalkan klub demi memenuhi panggilan pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Kondisi tersebut memaksa staf kepelatihan untuk mengubah haluan strategi dengan memaksimalkan potensi para pemain akademi. Jadwal pelaksanaan turnamen pramusim ini memang bentrok langsung dengan garis waktu pergelaran Piala AFF 2026.

Baca Juga: Gandeng Musisi Dunia, Justin Bieber Siap Guncang Panggung Paruh Waktu Final Piala Dunia 2026

"Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional," ucapnya.

Manajemen Persib memilih bersikap suportif terhadap program pembinaan jangka panjang yang dicanangkan oleh PSSI. Pengorbanan melepas pilar inti ke Timnas Indonesia disiasati dengan memberikan menit bermain berharga bagi para pemain pelapis.

Halaman:

Tags

Terkini

Persija Jakarta Resmi Kontrak Pratama Arhan

Senin, 6 Juli 2026 | 20:16 WIB