liga-indonesia

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Mencoba Realistis Menghadapi Piala Presiden 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:40 WIB
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares (Persebaya)

SportlinkNews - Gelaran Piala Presiden 2026 punya makna penting bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Baginya, Piala Presiden 2026 sebagai bagian penting untuk mematangkan tim sebelum kompetisi Super League musim 2026/2027.

Turnamen pramusim tersebut akan dimanfaatkan Green Force untuk mengukur perkembangan skuat sekaligus menyempurnakan berbagai aspek permainan yang tengah dibangun.

Persebaya akan menjalani perjalanan di Grup B Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu (26/7/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo.

Baca Juga: Duel Persib Vs Arema FC: Adu Kuat Juara Super League dan Kampiun Piala Presiden

Selain Persija, Green Force juga akan bersaing dengan PSMS Medan dan klub asal Thailand, Port FC, demi memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Bernardo Tavares menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki arti penting dalam proses pembentukan tim.

Meski tetap mengincar hasil terbaik, pelatih asal Portugal itu menilai perkembangan permainan menjadi prioritas utama pada fase pramusim.

Baca Juga: Persib Datangkan Ahli dari Mesir Demi Perkuat Strategi Pencarian Pemain Bertalenta

"Piala Presiden kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi. Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan."

"Banyak pemain belum mencapai kondisi ideal, sehingga kami membutuhkan waktu untuk menyempurnakan semuanya," ujar Coach Tavares, Kamis (23/7/2026).

Pelatih berusia 46 tahun itu menjelaskan bahwa Persebaya saat ini masih berada pada tahap awal pramusim.

Baca Juga: Pep Guardiola Tolak Tawaran Melatih Italia Demi Menyehatkan Jiwa Raganya

Setiap sesi latihan dan pertandingan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan fisik sekaligus memperkuat pemahaman para pemain terhadap filosofi permainan yang ingin diterapkan sepanjang musim.

Menurutnya, proses tersebut membutuhkan waktu karena tim juga diperkuat banyak wajah baru yang masih beradaptasi dengan sistem permainan maupun karakter rekan-rekan setimnya.

Halaman:

Tags

Terkini