SportlinkNews - Dua tim peserta kompetisi Super League 2026/27, PSIM Jogja dan Bali United FC mengggelar sesi latihan bersama di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2026).
Kedua tim bermain dengan format pertandingan 2 x 45 menit serta tambahan satu babak selama 30 menit. Laskar Mataram menurunkan susunan pemain berbeda pada 90 menit awal serta 30 menit babak tambahan.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, memberikan apresiasi atas kerja keras skuatnya. “Menurut saya, kami bermain dengan baik," ucapnya.
Baca Juga: Tiga Tim Promosi Liga Primer Awali Laga Perdana, Hull dan Ipswich Gemilang, Coventry Merana
"Pada akhir pertandingan 90 menit pertama, kami mengalami beberapa kendala fisik. Namun, hal itu wajar karena persiapan Bali United dimulai dua minggu lebih awal daripada kami,” ungkapnya.
Van Gastel menilai skema permainan dan organisasi pertahanan timnya sudah berjalan sesuai rencana. Kendati demikian, efektivitas penyelesaian akhir para pemain pada babak tambahan masih menjadi catatan perbaikan.
“Secara keseluruhan saya puas dengan cara bermain dan cara bertahan yang kami terapkan. Saya puas, dan untuk para pemain yang tampil di babak akhir,” tambahnya.
Baca Juga: Hadapi Torino, Ruben Amorim Tegaskan AC Milan Wajib Menang
Namun ada beberapa catatan penting yang menjadi perhatian juru taktik kelahiran Breda tersebut. Van Gastel melihat beberapa peluang anak asuhnya yang dapat membuahkan gol, namun gagal dimanfaatkan.
“Kami sempat berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang sebanyak dua atau tiga kali. Peluang-peluang tersebut seharusnya berbuah gol."
"Oleh karena itu, saya rasa dalam hal tersebut kami masih harus berbenah karena meskipun menciptakan banyak peluang di babak akhir, kami tidak mampu menyelesaikannya dengan baik,” jelas Van Gastel.
Baca Juga: Ungguli Monza, Cristian Chivu: Kondisi Fisik Pemain Belum dalam Performa Terbaik
Van Gastel juga terus melakukan rotasi pemain dan berencana memberikan kesempatan kepada anak asuhnya yang bermain di babak tambahan untuk tampil penuh pada agenda latihan bersama berikutnya.
Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan kondisi fisik seluruh anggota tim. “Pada pertandingan berikutnya, giliran para pemain lain yang akan bermain selama 90 menit penuh," ujarnya.