PSIM Tutup Bursa Transfer, Marvin Loria Jadi Amunisi Terakhir Laskar Mataram

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:45 WIB
Pemain rekrutan baru PSIM, Marvin Loria. Masuknya gelandang Kosta Rika ini menutup perburuan pemain PSIM untuk Super League 2026/2027.
Pemain rekrutan baru PSIM, Marvin Loria. Masuknya gelandang Kosta Rika ini menutup perburuan pemain PSIM untuk Super League 2026/2027.

SportlinkNews - PSIM Yogyakarta akhirnya menutup perburuan pemain untuk menyambut musim baru Super League 2026/2027.

Setelah sebelumnya mendatangkan Mauro Calabello, Laskar Mataram kembali memperkuat lini depan dengan merekrut winger asal Kosta Rika, Marvin Loria.

Loria resmi diperkenalkan sebagai pemain baru PSIM pada Sabtu, 8 Agustus. Kedatangannya sekaligus menjadi penanda bahwa aktivitas transfer klub pada bursa awal musim telah berakhir.

Baca Juga: Marselino Ferdinan Tak Masuk Skuad Oxford United, Masa Depannya di Inggris Jadi Teka-teki

Pemain bernama lengkap Marvin Antonio Loria Leiton tersebut diproyeksikan menjadi tambahan tenaga di sektor sayap.

PSIM berharap kehadirannya mampu membuat serangan dari sisi lapangan lebih dinamis sekaligus memberi opsi tambahan bagi pelatih Jean Paul van Gastel.

Manajer PSIM, Iksan Mahar, menyebut Loria sebagai bagian terakhir dari komposisi tim yang disusun untuk menghadapi persaingan musim depan.

Baca Juga: Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Dunia Setelah Lama Sakit

"Marvin Loria ibarat pelengkap dari puzzle susunan skuad PSIM jelang musim 2026/27. Kedatangannya mengakhiri aktivitas kami mendatangkan pemain baru jelang Super League bergulir per 4 September mendatang," ungkap Iksan.

Loria bukan pemain yang datang tanpa pengalaman. Pemain kelahiran 24 April 1997 itu memiliki rekam jejak bermain di kompetisi Kosta Rika dan Amerika Serikat.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan PSIM. Manajemen menilai jam terbang Loria dapat membantu tim menghadapi kompetisi dengan intensitas tinggi sekaligus memberikan pengalaman bagi pemain lokal.

Baca Juga: Dari Calon Ballon d'Or hingga Tanpa Klub, Begini Nasib Anthony Martial di Usia 30

PSIM juga melihat fleksibilitas sebagai salah satu kelebihan pemain yang pernah memperkuat Benfica B di Portugal tersebut.

Kemampuan Loria beroperasi di beberapa posisi pada sektor penyerangan memberikan Van Gastel lebih banyak alternatif dalam menyusun strategi.

"Kami berharap Loria menjadi penyeimbang lini serang di sisi sayap. Pengalamannya juga dapat menjadi teladan bagi pemain-pemain lokal yang berposisi serupa," kata Iksan.

Baca Juga: Pemain Timnas Dikecam Keras di Lapangan, Tom Haye Marah Besar

PSIM kini tidak lagi berfokus mencari pemain baru. Setelah Loria bergabung, manajemen memastikan kebutuhan skuad untuk musim 2026/2027 telah terpenuhi.

Selanjutnya, perhatian Laskar Mataram sepenuhnya dialihkan kepada persiapan menghadapi pertandingan pertama Super League yang dijadwalkan bergulir pada 4 September mendatang.

Iksan optimistis kehadiran Loria tidak membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan tim. Fleksibilitas sang pemain dinilai cocok dengan kebutuhan taktik Van Gastel.

Baca Juga: FIFA Pasang Badan Bela Gianni Infantino, Sebut Ada Upaya Terkoordinasi untuk Menjatuhkannya

"Kemampuan Loria menempati beberapa posisi dalam sistem serangan membuatnya menjadi tambahan yang bermanfaat bagi rencana taktik Coach Jean Paul van Gastel," imbuhnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: ileague

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X